Setapak Langkah – 28 Maret 2026 | Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomdigi) menegaskan komitmen untuk menjaga kestabilan layanan telekomunikasi selama periode arus balik Lebaran 2026, ketika jutaan warga kembali ke daerah asalnya.
Menjelang hari raya, tim pengawas jaringan melakukan pemantauan intensif 24 jam dengan memanfaatkan pusat operasi jaringan (NOC) yang terintegrasi. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama penyedia layanan seluler, operator satelit, dan penyedia infrastruktur internet.
Beberapa langkah utama yang diambil meliputi:
- Peningkatan kapasitas bandwidth di jalur-jalur utama yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik.
- Penempatan tim teknis lapangan di titik-titik rawan kemacetan jaringan, seperti bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api.
- Penyediaan cadangan energi dan peralatan jaringan untuk mengantisipasi gangguan listrik atau kerusakan perangkat.
- Penyuluhan kepada masyarakat tentang penggunaan data secara bijak selama masa puncak.
Selain itu, Kemkomdigi mengaktifkan sistem peringatan dini yang dapat mengirimkan notifikasi kepada operator jika terdeteksi penurunan kualitas layanan. Hal ini memungkinkan respons cepat untuk mengatasi gangguan sebelum berdampak luas.
Dengan upaya terpadu ini, diharapkan warga dapat tetap terhubung dengan keluarga, rekan kerja, dan layanan penting lainnya tanpa mengalami gangguan signifikan selama arus balik Lebaran 2026.