Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Kementerian Pertanian melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) menegaskan dukungan terhadap program pengembangan 5.000 ekor indukan ayam ALOPE UNHAS-1. Program ini bertujuan meningkatkan produksi unggas lokal dengan menyebarkan bibit unggul ke peternak di berbagai daerah.
Ayam ALOPE UNHAS-1 adalah strain lokal yang dikembangkan oleh Universitas Hasanuddin (UNHAS) dengan karakteristik pertumbuhan cepat, konversi pakan efisien, dan tahan terhadap penyakit umum pada unggas. Dengan menambah jumlah indukan, diharapkan dapat memperluas penyebaran bibit ini sehingga peternak dapat memperoleh stok yang cukup untuk meningkatkan produksi telur dan daging.
Beberapa langkah utama dalam pelaksanaan program meliputi:
- Penyediaan fasilitas kandang yang memenuhi standar biosekuriti.
- Pemberian pakan dan vitamin yang disesuaikan dengan fase pertumbuhan indukan.
- Pelatihan teknis bagi peternak mengenai manajemen reproduksi dan kesehatan unggas.
- Monitoring berkala oleh tim BRMP untuk memastikan kualitas dan produktivitas indukan.
Target jangka pendek program ini adalah menghasilkan setidaknya 150.000 ekor bibit unggul dalam satu tahun, yang selanjutnya akan didistribusikan ke jaringan peternak kecil dan menengah. Dampak ekonomi yang diharapkan meliputi peningkatan pendapatan peternak, penurunan ketergantungan pada impor bibit unggas, serta kontribusi pada ketahanan pangan nasional.