Setapak Langkah – 31 Maret 2026 | Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan kesiapan 45 klinik kesehatan yang tersebar di wilayah Mekkah dan Madinah untuk melayani jamaah haji tahun 1447 H/2026 M. Klinik-klinik ini menjadi bagian penting dari skema layanan kesehatan yang terus diperkuat menjelang musim haji mendatang.
Berikut rangkuman utama persiapan Kemenhaj:
- Jumlah klinik: 45 unit, dengan 28 di Mekkah dan 17 di Madinah.
- Layanan utama: perawatan darurat, pemeriksaan rutin, laboratorium, layanan kebidanan, serta penanganan penyakit menular.
- Fasilitas: ruang gawat darurat, unit rawat inap singkat, peralatan diagnostik modern, dan stok obat-obatan esensial.
- Tim medis: dokter spesialis, perawat terlatih, apoteker, dan tenaga pendukung yang telah mengikuti pelatihan khusus haji.
- Koordinasi: kerjasama intensif dengan otoritas kesehatan Saudi serta lembaga internasional untuk standar keamanan.
| Kota | Jumlah Klinik | Layanan Utama |
|---|---|---|
| Mekkah | 28 | Gawat Darurat, Pemeriksaan Umum, Laboratorium |
| Madinah | 17 | Kebidanan, Pengendalian Infeksi, Layanan Kesehatan Mental |
Selain peningkatan infrastruktur, Kemenhaj juga menyiapkan prosedur protokol kesehatan yang mencakup pencegahan Covid‑19, pemantauan suhu tubuh, serta isolasi cepat bila ditemukan kasus. Semua langkah ini diharapkan dapat menjamin kesehatan dan keselamatan jamaah selama menunaikan ibadah haji.
Dengan jaringan klinik yang tersebar strategis serta kesiapan tenaga medis, Kemenhaj optimis dapat memberikan layanan kesehatan yang responsif dan berkualitas, mendukung pelaksanaan ibadah haji 2026 secara aman dan nyaman.