Setapak Langkah – 15 Mei 2026 | Sejumlah 67 Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) dari seluruh wilayah Indonesia berkumpul di Bogor untuk mengikuti rangkaian pelatihan mitigasi bencana. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BPBD Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta beberapa institusi akademik dan lembaga non‑pemerintah.
Tujuan utama pertemuan adalah meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial para kepala pelaksana dalam merancang, mengimplementasikan, serta mengevaluasi program mitigasi yang berbasis pada data risiko lokal. Selama tiga hari, peserta mengikuti serangkaian sesi yang meliputi:
- Presentasi tentang pendekatan berbasis komunitas dalam pengurangan risiko bencana.
- Studi kasus penanggulangan banjir dan tanah longsor di wilayah Bogor.
- Simulasi evakuasi dan operasi darurat menggunakan perangkat lunak GIS.
- Praktek lapangan di kawasan rawan bencana Cikole, termasuk pemasangan peringatan dini.
Selain itu, para Kalaksa BPBD diajak untuk menyusun rencana aksi daerah (RAD) yang selaras dengan kebijakan nasional serta menyesuaikan dengan karakteristik geografis masing‑masing. Diskusi kelompok menghasilkan daftar prioritas seperti peningkatan sistem peringatan dini, penyuluhan publik, dan penguatan jaringan koordinasi lintas sektoral.
Hasil akhir pelatihan diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah, mengurangi potensi kerugian manusia dan materiil, serta mempercepat pemulihan pasca bencana. Para peserta menyatakan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang didapatkan di wilayah masing‑masing, sehingga Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi tantangan bencana alam.