Setapak Langkah – 05 Mei 2026 | Kaesang Pangarep menekankan pentingnya melengkapi struktur organisasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di tingkat paling bawah, khususnya di wilayah Papua Barat Daya, sebagai persiapan menghadapi pemilihan umum tahun 2029.
Dalam pertemuan internal yang diadakan pekan ini, ia menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi partai, antara lain kekosongan jabatan struktural, kurangnya kader terlatih, serta dinamika politik yang semakin kompetitif.
Untuk menanggapi hal tersebut, Kaesang mengusulkan langkah‑langkah konkret berikut:
- Identifikasi dan penutupan semua posisi struktural yang masih kosong, mulai dari ketua kecamatan hingga koordinator kampung.
- Penyusunan program pelatihan intensif bagi kader baru agar memiliki pemahaman yang kuat tentang visi‑misi PSI serta tata cara kampanye modern.
- Peningkatan koordinasi antar‑cabang daerah melalui pertemuan rutin dan sistem pelaporan berbasis digital.
- Penguatan jaringan relawan di lapangan untuk memperluas basis dukungan pada masa mendekati pemilu.
Kaesang juga mengingatkan agar kader PSI Papua Barat Daya siap menghadapi persaingan politik yang semakin ketat, dengan menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan kerja sama lintas daerah.
Jika struktur organisasi terisi penuh dan berfungsi secara optimal, PSI diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pemilih serta memberikan kontribusi signifikan dalam peta politik nasional menjelang pemilu 2029.