Setapak Langkah – 23 April 2026 | InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melaksanakan program penanaman mangrove sebanyak 15.000 bibit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini dimulai pada akhir Maret 2024 dan melibatkan tim teknis ITDC bersama relawan lokal serta aparat setempat.
Penanaman dilakukan di beberapa titik pantai yang sebelumnya mengalami erosi dan degradasi ekosistem. Setiap bibit dipilih berdasarkan kemampuan adaptasi terhadap kondisi pasang‑surut, salinitas, dan jenis tanah setempat. Proses penanaman mengikuti standar prosedur yang meliputi persiapan tanah, penempatan bibit, serta penyiraman awal.
Tujuan utama rehabilitasi mangrove ini meliputi:
- Memperkuat benteng alami pantai terhadap abrasi dan badai.
- Meningkatkan penyerapan karbon dioksida sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim.
- Menyediakan habitat bagi keanekaragaman hayati laut, termasuk udang, kepiting, dan ikan kecil.
- Mendorong pengembangan ekowisata berkelanjutan yang dapat menambah nilai ekonomi kawasan.
- Memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelatihan penanaman dan pemeliharaan mangrove.
Pihak ITDC menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk mendukung konservasi lingkungan sekaligus memperkuat daya tarik wisata Mandalika yang sedang berkembang. Kerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup Provinsi NTB dan Badan Pengelola KEK Mandalika juga dioptimalkan untuk memastikan keberlanjutan pemantauan pertumbuhan bibit selama tiga tahun ke depan.
Jika berhasil, area rehabilitasi diperkirakan dapat menutupi seluas 12 hektar pada akhir 2025, dengan potensi penyerapan karbon sekitar 1.200 ton CO₂ per tahun. Keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi contoh bagi proyek serupa di kawasan pesisir lainnya di Indonesia.