Setapak Langkah – 01 Juli 2026 | Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa laju inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Juni 2026 tetap berada dalam rentang target yang telah ditetapkan. Hal ini mencerminkan efektivitas kebijakan moneter yang dipadukan dengan langkah-langkah koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Berikut ini rangkaian inisiatif yang menjadi kunci sinergi tersebut:
- Pemerintah pusat menyalurkan subsidi bahan bakar dan listrik secara tepat sasaran, menurunkan tekanan biaya produksi.
- Program subsidi beras dan bahan pangan lainnya dilaksanakan bersama pemerintah provinsi, memastikan ketersediaan pasokan dan harga yang terjangkau.
- Pemerintah daerah meningkatkan pengawasan pasar tradisional dan swalayan, serta menindak tegas praktik kenaikan harga yang tidak wajar.
- BI terus memantau ekspektasi inflasi melalui survei dan menyesuaikan kebijakan suku bunga bila diperlukan.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menjaga daya beli masyarakat. Ia menambahkan bahwa meskipun kondisi global masih menimbulkan ketidakpastian, sinergi kebijakan fiskal dan moneter di dalam negeri diharapkan dapat menahan lonjakan harga.
Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan harga energi, pangan, dan barang konsumsi lainnya. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dalam penetapan kebijakan harga, sehingga inflasi dapat tetap berada pada level yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.