Setapak Langkah – 07 Juli 2026 | Indonesia terus memegang peranan utama dalam pasar nikel dunia. Dengan cadangan terbesar, negara ini menyumbang sekitar dua pertiga dari total produksi nikel global, menjadikannya produsen terkemuka hingga 2026.
Pemerintah menekankan pentingnya pasokan nikel ke pabrik smelter sebagai strategi kunci untuk mempertahankan posisi tersebut. Kebijakan terbaru mencakup pengaturan kembali tarif ekspor, penetapan kuota produksi, dan insentif bagi investasi dalam rantai nilai nikel.
- Penetapan regulasi ekspor yang menyeimbangkan antara kebutuhan industri dalam negeri dan permintaan internasional.
- Peningkatan infrastruktur pelabuhan dan logistik untuk mempercepat pengiriman bijih nikel.
- Pengembangan fasilitas pengolahan dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah.
- Kerjasama dengan perusahaan smelter asing untuk teknologi tinggi dan akses pasar.
Langkah-langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat dominasi Indonesia di pasar nikel, tetapi juga mendukung transisi energi bersih global dengan menyediakan bahan baku penting bagi produksi baterai listrik.