Setapak Langkah – 06 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mencatat penurunan pada sesi pertama perdagangan Senin, 6 Juli 2026, dengan penurunan 0,18 persen menjadi 5.864 poin. Penurunan ini menandakan kelanjutan melemahnya pasar saham Indonesia setelah beberapa sesi sebelumnya.
Volume transaksi hari ini mencapai Rp4,7 triliun, menunjukkan aktivitas yang cukup signifikan meskipun indeks berada di bawah tekanan. Para analis mengaitkan penurunan ini dengan sentimen global yang masih hati-hati serta data ekonomi domestik yang belum memberikan kejelasan mengenai arah pertumbuhan.
Berikut ringkasan data utama pada sesi I:
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Indeks IHSG | 5.864 poin |
| Perubahan | -0,18% |
| Nilai Transaksi | Rp4,7 triliun |
Sektor yang paling terdampak pada sesi ini antara lain sektor keuangan dan properti, yang masing‑masing mengalami penurunan lebih dari 0,5 persen. Sebaliknya, sektor konsumen non‑makanan mencatat pergerakan yang lebih stabil.
Investor asing masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan indeks. Pada akhir sesi, aliran dana bersih dari luar negeri masih berada pada posisi negatif, menambah tekanan jual pada saham-saham unggulan.
Melihat ke depan, para pelaku pasar diperkirakan akan menunggu data inflasi dan produksi industri yang dijadwalkan dirilis pada pertengahan minggu ini. Jika data tersebut menunjukkan tanda‑tanda pemulihan, indeks berpeluang kembali menguat pada sesi berikutnya. Sebaliknya, data yang lemah dapat memperpanjang tren penurunan.