Setapak Langkah – 18 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi pertama Kamis, mencatat penurunan sebesar 1,06% dan menutup pada level 6.154.
Penurunan ini merupakan penurunan terberat sejak pertengahan tahun sebelumnya dan menambah tekanan pada pasar saham Indonesia yang telah mengalami volatilitas akibat sentimen global yang negatif.
- Sector perbankan dan energi menjadi penyumbang utama penurunan, dengan beberapa saham unggulan turun lebih dari 2%.
- Volume perdagangan hari itu meningkat, menunjukkan aktivitas jual beli yang intens.
Rangkuman singkat pergerakan indeks pada hari tersebut:
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Level Penutupan | 6.154 |
| Penurunan | 1,06% |
| Volume Perdagangan | ~2,1 miliar saham |
Para analis menilai bahwa penurunan ini dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti penguatan dolar AS, penurunan harga komoditas, serta kekhawatiran akan kebijakan moneter di Amerika Serikat yang dapat mengalirkan modal keluar dari pasar berkembang.
Selain itu, data ekonomi domestik yang menunjukkan pertumbuhan inflasi di atas target juga menambah tekanan pada sentimen investor. Sebagai respons, beberapa manajer investasi menyarankan pemegang saham untuk meninjau kembali alokasi portofolio dan mempertimbangkan instrumen yang lebih defensif.
Investor diharapkan tetap waspada dan memantau perkembangan kebijakan moneter serta data ekonomi global yang dapat mempengaruhi likuiditas pasar dalam minggu-minggu mendatang.