Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | I.League resmi mengumumkan hasil evaluasi infrastruktur stadion yang diajukan oleh klub-klub peserta kompetisi sepak bola Indonesia untuk musim 2026/27. Evaluasi dilakukan oleh tim khusus yang menilai aspek keamanan, kapasitas, fasilitas penonton, dan standar teknis lapangan.
Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan:
- Sepuluh stadion dinyatakan memenuhi standar penuh dan siap menjadi venue resmi.
- Lima stadion mendapatkan status \”syarat perbaikan\” dan harus menyelesaikan renovasi sebelum batas akhir 30 September 2026.
- Tiga stadion tidak lolos evaluasi dan klub pemiliknya harus mencari alternatif venue atau mengajukan rencana perbaikan tambahan.
Daftar stadion yang lolos penuh meliputi Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Maguwoharjo (Yogyakarta), Stadion Pakansari (Cibinong), Stadion Manahan (Surakarta), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali). Semua stadion ini telah memenuhi kriteria kapasitas minimal 15.000 penonton, sistem pencahayaan LED, serta fasilitas kebersihan dan aksesibilitas untuk penyandang disabilitas.
Stadion yang berada dalam kategori syarat perbaikan antara lain Stadion Pakis (Malang), Stadion Palaran (Balikpapan), Stadion Sultan Ageng Tirtayasa (Serang), Stadion Kanjuruhan (Malang) dan Stadion Sultan Ageng Tirtayasa (Cimahi). Klub yang menggunakan venue ini wajib menyelesaikan perbaikan teknis, seperti perbaikan jaringan listrik, pemasangan pagar keamanan, dan peningkatan sistem pemantauan video.
Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi, memberikan pengalaman menonton yang lebih aman dan nyaman bagi suporter, serta memperkuat citra I.League di tingkat regional. Pihak liga menegaskan bahwa pemantauan lanjutan akan dilakukan secara berkala hingga musim kompetisi dimulai.