Setapak Langkah – 25 April 2026 | Hyundai Motor Company, produsen otomotif asal Korea Selatan, mengumumkan rencana ambisiusnya untuk meluncurkan sebanyak dua puluh model mobil baru di pasar China dalam rentang waktu lima tahun ke depan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komitmen perusahaan terhadap salah satu pasar otomotif terbesar di dunia.
Strategi peluncuran mencakup beragam segmen, mulai dari kendaraan listrik (EV) dan hibrida hingga model berbasis mesin bakar konvensional. Hyundai menargetkan setidaknya separuh dari model baru tersebut merupakan kendaraan listrik, sejalan dengan kebijakan pemerintah China yang menekankan pengurangan emisi dan peningkatan penggunaan energi bersih.
Berikut adalah rincian utama rencana Hyundai:
- Jumlah model: 20 mobil baru
- Jangka waktu: 5 tahun (2024-2028)
- Segmentasi: EV, hibrida, dan ICE (internal combustion engine)
- Investasi: diperkirakan mencapai US$2 miliar untuk riset, pengembangan, dan pabrikasi di China
- Target penjualan: meningkatkan pangsa pasar Hyundai di China hingga 5% pada akhir 2028
Untuk menvisualisasikan jadwal peluncuran, dapat dilihat pada tabel berikut:
| Tahun | Model Baru | Tipe |
|---|---|---|
| 2024 | 3 model | 2 EV, 1 hibrida |
| 2025 | 5 model | 3 EV, 1 hibrida, 1 ICE |
| 2026 | 4 model | 2 EV, 2 hibrida |
| 2027 | 4 model | 2 EV, 1 hibrida, 1 ICE |
| 2028 | 4 model | 3 EV, 1 hibrida |
Peningkatan investasi tersebut juga mencakup pengembangan fasilitas produksi baterai di dalam negeri, kerja sama dengan pemasok lokal, serta peningkatan jaringan layanan purna jual. Hyundai berharap langkah ini dapat menanggapi pertumbuhan penjualan EV di China yang diproyeksikan mencapai lebih dari satu juta unit pada tahun 2028.
Kompetisi di pasar China semakin ketat, dengan merek-merek global dan domestik bersaing untuk menguasai segmen listrik. Hyundai menilai keunggulan teknologi baterai dan desain yang ramah pengguna sebagai nilai jual utama untuk memenangkan hati konsumen China.
Dengan rencana peluncuran 20 model baru, Hyundai berusaha tidak hanya menambah variasi produk, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pemain penting dalam transisi mobilitas berkelanjutan di China.