Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Petir deras yang turun pada Jumat, 22 Mei, memicu banjir bandang di Provinsi Baghlan, Afghanistan utara, menewaskan sedikitnya sepuluh orang dan melukai beberapa lainnya. Banjir tersebut meluluhlantakkan sejumlah rumah, jalan, serta infrastruktur penting di wilayah tersebut.
Kerusakan yang tercatat meliputi:
- Sepuluh korban jiwa (delapan pria dan dua wanita).
- Lebih dari dua puluh orang terluka, sebagian besar membutuhkan perawatan medis.
- Ratusan rumah tinggal rusak sebagian atau seluruhnya.
- Jalan utama dan jembatan di beberapa kecamatan terputus, menyulitkan akses bantuan.
Pihak berwenang Afghanistan, termasuk tim SAR Nasional dan militer, segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. Organisasi bantuan internasional serta lembaga kemanusiaan lokal juga mengirimkan tim medis, makanan, serta perlengkapan darurat ke lokasi terdampak.
Presiden Afghanistan menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan bantuan segera dan mengkoordinasikan upaya rekonstruksi jangka panjang. Sementara itu, para ahli mengingatkan bahwa perubahan iklim dapat meningkatkan frekuensi dan intensitas curah hujan ekstrem di wilayah Asia Tengah, sehingga kesiapsiagaan bencana perlu ditingkatkan.
Warga yang masih terperangkap di daerah rendah diimbau untuk bergerak ke tempat yang lebih aman, sementara pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas dalam proses penanggulangan bencana.