Setapak Langkah – 06 Juli 2026 | HYDROPLUS Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi puncak musim perdana, melainkan juga berfungsi sebagai platform utama untuk proses seleksi pemain Tim Nasional Putri U-16. Turnamen yang dihelat pada bulan September hingga Oktober 2025 ini melibatkan 12 klub terbaik dari seluruh wilayah Indonesia, memberikan kesempatan luas bagi talenta muda perempuan untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung bergengsi.
Komite Seleksi Timnas Putri U-16 yang dipimpin oleh Pelatih Kepala Tim Nasional, Ibu Siti Nurhaliza, menegaskan bahwa pemantauan performa pemain akan dilakukan secara intensif selama seluruh fase kompetisi. “Kami menilai pemain tidak hanya dari statistik gol, melainkan juga dari sikap taktis, kerja sama tim, dan kemampuan mental dalam situasi tekanan,” ungkapnya dalam konferensi pers pra-turnamen.
Berikut rangkaian jadwal penting yang menjadi fokus pemantauan:
| Fase | Tanggal | Lokasi |
|---|---|---|
| Babak Penyisihan | 1-15 September 2025 | Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta |
| Babak Grup | 20-30 September 2025 | Stadion Manahan, Surakarta |
| Semifinal | 5 Oktober 2025 | Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali |
| Final & Pengumuman Skuad Nasional | 12 Oktober 2025 | Stadion Pakansari, Bogor |
Selama babak penyisihan, 48 pemain muda berkesempatan bermain di depan tim pengawas. Dari masing-masing klub, tiga pemain terbaik akan dipanggil ke sesi evaluasi lanjutan, yang meliputi tes kebugaran, analisis video, dan simulasi taktik timnas.
Beberapa nama yang sudah menjadi sorotan antara lain:
- Riska Pertiwi (CB, Persib Putri)
- Sara Aulia (ST, Arema Putri)
- Devi Maharani (GK, PSM Putri)
Para pemain yang lolos seleksi akan mengikuti program pelatihan intensif selama dua bulan menjelang kualifikasi AFC U-16 Women’s Championship. Program tersebut mencakup sesi teknis, taktik, serta pengembangan psikologis yang dipandu oleh staf medis dan psikolog olahraga nasional.
Turnamen HSL All-Stars sendiri diproyeksikan menjadi ajang tahunan yang tidak hanya menambah nilai kompetitif sepak bola wanita, namun juga memperkuat jalur pembinaan bakat usia dini. Dengan dukungan sponsor utama Hydroplus dan kolaborasi dengan PSSI, diharapkan lebih banyak klub akan berinvestasi dalam akademi wanita, sehingga alur pemain ke timnas menjadi lebih terstruktur dan berkelanjutan.