Setapak Langkah – 18 Juni 2026 | Besok, Senin 10 Oktober 2026, Monumen Nasional (Monas) akan menjadi pusat perayaan Haul Akbar Ulama Betawi serta Habaib Betawi 2026. Acara ini diperkirakan akan dihadiri ribuan umat, tokoh agama, dan pecinta budaya Betawi dari seluruh Indonesia.
Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas (rekayasa lalin) serta layanan transportasi tambahan untuk mengantisipasi kepadatan yang diproyeksikan.
Rencana Rekayasa Lalin
- Penutupan sementara jalur utama Jalan M.H. Thamrin dari arah Selatan hingga ke Jalan Medan Merdeka pada pukul 07.00‑10.00 WIB.
- Pemasangan rambu pengalihan kendaraan ke Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Gatot Subroto.
- Peningkatan frekuensi layanan TransJakarta di koridor 1, 2, dan 3 menjadi tiap 5 menit.
- Penambahan armada bus kota dan taksi online yang beroperasi khusus pada jam 06.00‑12.00 WIB.
Rute Alternatif yang Dianjurkan
Bagi pengendara pribadi, Dinas Perhubungan merekomendasikan rute alternatif berikut:
| Rute Asal | Rute Alternatif | Keterangan |
|---|---|---|
| Jalan M.H. Thamrin | Jalan Sudirman → Jalan Medan Merdeka Selatan | Menghindari zona penutupan utama |
| Jalan Medan Merdeka | Jalan Gajah Mada → Jalan Kebon Sirih | Memanfaatkan jalan sekunder dengan volume kendaraan lebih rendah |
Pengguna KRL Commuter Line disarankan turun di stasiun Gambir atau Dukuh Atas, kemudian melanjutkan dengan layanan feeder bus yang telah disiapkan khusus untuk acara.
Petugas lapangan akan hadir di beberapa titik kritis, termasuk persimpangan Jalan Medan Merdeka – Jalan Kebon Sirih, untuk mengarahkan arus kendaraan dan memberikan informasi real‑time melalui aplikasi DKI Jakarta.
Warga diharapkan mematuhi rambu lalu lintas, menghindari parkir di area yang tidak ditentukan, serta memanfaatkan transportasi umum guna memperlancar pergerakan dan mengurangi potensi kemacetan.