Setapak Langkah – 17 Agustus 2026 | Pada hari kedua penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah pusat menambah pasokan bantuan sebesar 25 ton yang telah tiba di beberapa titik distribusi. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk memenuhi kebutuhan dasar korban yang terdampak.
Rincian bantuan yang dikirim meliputi bahan pangan pokok, air bersih, perlengkapan medis, serta bahan bangunan ringan untuk membangun kembali tempat tinggal sementara. Berikut adalah komposisi utama bantuan yang diterima:
- 5 ton beras premium
- 4 ton mie instan dan bahan makanan kering lainnya
- 6 ton air bersih dalam kemasan
- 3 ton perlengkapan medis (obat-obatan, perban, alat pertolongan pertama)
- 7 ton bahan bangunan ringan (tenda, karung pasir, papan kayu)
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT bersama TNI, Polri, serta organisasi kemanusiaan setempat telah menyiapkan rute distribusi untuk memastikan bantuan sampai tepat waktu ke daerah paling terdampak. Proses distribusi akan dilakukan secara bergilir, dimulai dari kabupaten dengan tingkat kerusakan tertinggi.
Selain bantuan material, tim koordinasi juga menyiapkan layanan pemulihan psikologis dan penyuluhan kesehatan bagi korban. Hal ini diharapkan dapat mengurangi dampak trauma serta mencegah penyebaran penyakit menular di posko-posko pengungsian.
Teddy Indra Wijaya menambahkan, pemerintah akan terus memantau kebutuhan lapangan dan menyiapkan tambahan bantuan jika diperlukan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pemulihan melalui donasi dan relawan.