Setapak Langkah – 04 Juli 2026 | GreenBus, inisiatif transportasi ramah lingkungan milik Pertamina, kembali menggelar program edukasi yang menargetkan generasi muda. Program Sekolah Energi Berdikari STEM dirancang untuk memberikan pengalaman langsung tentang keberlanjutan melalui kunjungan ke Kampung Hijau Cemara, sebuah model komunitas hijau yang mengintegrasikan energi terbarukan, pertanian organik, dan pengelolaan limbah.
Tujuan utama program ini adalah menumbuhkan kesadaran lingkungan serta memotivasi aksi konkret di kalangan pelajar dan mahasiswa. Selama tiga hari pelatihan, peserta diajak mengamati sistem panel surya, pompa air tenaga angin, serta teknik pertanian vertikal yang diterapkan di kampung tersebut.
- Pengenalan konsep STEM: materi teori mengenai energi bersih, sirkular ekonomi, dan inovasi teknologi.
- Praktik lapangan: kunjungan ke instalasi panel surya, sistem bio‑kompos, dan kebun organik.
- Workshop kreatif: pembuatan prototipe kendaraan listrik mini dan simulasi pengelolaan energi.
- Penilaian dan penghargaan: tim terbaik mendapatkan beasiswa mini‑project dan kesempatan magang di Pertamina.
Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang konsep energi terbarukan sebesar 45 % dibandingkan dengan pre‑test. Selain itu, lebih dari 80 % peserta menyatakan berencana mengimplementasikan setidaknya satu inovasi ramah lingkungan di lingkungan sekolah atau komunitas mereka.
Direktur GreenBus, Budi Santoso, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor: “Kami ingin menumbuhkan generasi yang tidak hanya memahami tantangan iklim, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan solusi praktis. Kampung Hijau Cemara menjadi laboratorium hidup bagi mereka.”
Program ini juga diharapkan dapat memperluas jaringan kerja sama antara Pertamina, institusi pendidikan, dan lembaga swadaya masyarakat. Dengan menanamkan nilai‑nilai keberlanjutan sejak dini, GreenBus berambisi menciptakan ekosistem transportasi dan energi yang lebih bersih di Indonesia.