Setapak Langkah – 08 Juni 2026 | Pada pagi hari ini, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 skala Richter mengguncang wilayah Sulawesi Utara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga warga yang tinggal di kawasan pesisir diminta untuk segera mengikuti arahan evakuasi.
BNPB menekankan pentingnya tindakan cepat untuk menghindari korban jiwa. Dalam pernyataannya, lembaga tersebut mengidentifikasi lima daerah pesisir yang paling terdampak, antara lain beberapa kabupaten di Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan laut. Warga di wilayah tersebut diminta untuk meninggalkan rumah dan bergerak ke tempat yang lebih tinggi atau ke titik evakuasi yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.
Langkah-langkah evakuasi yang disarankan meliputi:
- Mengumpulkan barang penting seperti obat-obatan, dokumen identitas, dan pakaian ganti.
- Meninggalkan area rendah atau yang berdekatan dengan pantai secepat mungkin.
- Mengikuti rute evakuasi yang telah ditetapkan dan menghindari jalur yang rawan longsor.
- Berkoordinasi dengan petugas keamanan atau relawan setempat untuk memperoleh informasi terbaru.
- Menjaga ketertiban dan membantu tetangga yang membutuhkan bantuan khusus, seperti lansia atau anak-anak.
Petugas BNPB dan tim SAR terus memantau kondisi laut serta memperkirakan tinggi gelombang potensial. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mendengarkan informasi resmi melalui media massa atau kanal darurat, dan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi.
Keamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas utama, sementara pihak berwenang terus melakukan evaluasi dampak gempa dan menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi mereka yang terdampak.