Setapak Langkah – 15 Juni 2026 | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp5,2 triliun untuk program Jaringan Listrik Rumah Tangga (Jargas) pada tahun anggaran 2027. Anggaran ini diharapkan dapat mempercepat penyambungan listrik ke daerah‑daerah yang belum terjangkau serta meningkatkan kualitas pasokan listrik bagi konsumen rumah tangga.
Beberapa poin utama dari rencana anggaran tersebut antara lain:
- Peningkatan infrastruktur jaringan listrik primer dan sekunder di wilayah terpencil.
- Subsidi tarif listrik untuk rumah tangga berpenghasilan rendah.
- Pengadaan peralatan modern untuk memperkecil kehilangan energi.
- Peningkatan kapasitas pembangkit listrik terbarukan sebagai sumber suplai utama.
Jika seluruh dana dapat dioptimalkan, diperkirakan sekitar 1,5 juta rumah tangga akan memperoleh akses listrik yang stabil dan terjangkau pada akhir 2027. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, program ini juga diharapkan dapat menurunkan tingkat kemiskinan energi serta mendukung pencapaian target bauran energi nasional.
ESDM menegaskan komitmen untuk mengawasi penggunaan dana secara transparan, termasuk pelaporan berkala kepada publik melalui portal resmi kementerian. Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BUMN energi untuk memastikan pelaksanaan yang tepat waktu.