histats

Eks Menhan Juwono Sudarsono Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Besok, Warga Dihimbau Hormati Warisan Nasional

Eks Menhan Juwono Sudarsono Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Besok, Warga Dihimbau Hormati Warisan Nasional

Setapak Langkah – 31 Maret 2026 | Jakarta – Keluarga, sahabat, serta pejabat tinggi negara akan berkumpul pada hari Rabu besok untuk memperingati pemakaman terakhir Mantan Menteri Pertahanan (Eks Menhan) Juwono Sudarsono di TMP (Taman Makam Pahlawan) Kalibata. Upacara yang dijadwalkan akan dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh tokoh-tokoh militer, politisi, serta perwakilan lembaga veteran, menandai akhir perjalanan hidup seorang figur yang dikenal luas atas dedikasi, kerendahan hati, dan kontribusinya dalam dunia pertahanan Indonesia.

Latar Belakang Kehidupan Juwono Sudarsono

Juwono Sudarsono lahir pada 15 Oktober 1935 dan meniti karier panjang di dunia pertahanan serta keamanan nasional. Sebelum menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada era 1998-2001, ia pernah mengemban berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Pada 20 Oktober 2008, Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri), Agum Gumelar, memberikan tanda kehormatan kepada Juwono dalam peringatan HUT Pepabri ke-49, menegaskan penghargaan atas jasa-jasanya bagi bangsa.

Selama masa kepemimpinan, Juwono dikenal sebagai sosok yang “menerapkan ilmu padi sampai ke tulang sumsum”, sebuah metafora yang menekankan kedalaman ilmu serta kerendahan hati. Pada akhir tahun 2000, ia memberikan wawancara dengan ANTARA di kafetaria Hotel Hilton, Senayan, Jakarta, dimana ia mengungkapkan pandangannya tentang dunia citra versus dunia realitas, serta menanggapi pertanyaan tentang “bisnis konsultasi pertahanan” dengan candaan yang menegaskan sikap rendah hatinya.

Hari Terakhir dan Persiapan Pemakaman

Juwono Sudarsono meninggal dunia pada 28 Maret 2026 setelah berjuang melawan penyakit yang tidak diungkapkan secara publik. Kematian beliau memicu berbagai reaksi di kalangan militer, politik, dan masyarakat luas. Keluarga mengumumkan rencana pemakaman di TMP Kalibata, sebuah kawasan pemakaman pahlawan yang selama ini menjadi tempat peristirahatan terakhir para pahlawan nasional.

Rencana pemakaman telah disusun secara detail. Upacara akan dimulai dengan prosesi penghormatan militer, diikuti pembacaan doa, serta sambutan singkat dari pejabat Kementerian Pertahanan dan perwakilan Pepabri. Seluruh prosesi diharapkan berjalan sesuai protokol, dengan penempatan bendera merah putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan.

Penghormatan dan Warisan

Berbagai tokoh telah menyampaikan penghormatan mereka. Mantan Presiden Republik Indonesia, serta mantan Menteri Pertahanan yang pernah bekerja bersama Juwono, menekankan pentingnya kontribusi beliau dalam memperkuat kemandirian pertahanan nasional. Mereka menyoroti kebijakan strategis yang diluncurkan pada masa kepemimpinannya, termasuk upaya modernisasi alutsista dan peningkatan kerjasama pertahanan dengan negara sahabat.

Di samping pencapaian profesional, Juwono juga dikenang karena sikapnya yang selalu rendah hati. Seperti yang diungkapkan dalam wawancara ANTARA, ia pernah berkata, “Dunia ini ada dua; dunia citra dan dunia realitas.” Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan beliau bahwa keberhasilan sejati terletak pada tindakan nyata, bukan sekadar tampilan.

Harapan Masyarakat

Ribuan warga yang mengenal Juwono Sudarsono di media sosial maupun dalam pertemuan tatap muka diharapkan dapat hadir atau menyampaikan penghormatan secara virtual pada upacara besok. Keluarga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi yang mengganggu prosesi, serta menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar TMP Kalibata.

Dengan selesainya pemakaman, diharapkan warisan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian kepada negara tetap hidup dalam benak generasi penerus. Sebagai seorang mantan menhan yang pernah mengabdikan dirinya pada pertahanan bangsa, Juwono Sudarsono meninggalkan teladan bagi para perwira dan warga negara Indonesia.

Upacara pemakaman ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, melainkan juga refleksi atas perjalanan hidup seorang pemimpin yang selalu menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Semoga keberanian dan kebijaksanaan beliau terus menginspirasi, dan nama Juwono Sudarsono tetap abadi dalam sejarah pertahanan Indonesia.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *