Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Industri game di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh dukungan ekosistem kreatif (EKRAF) dan inovasi dalam metode pembayaran. Menurut proyeksi terbaru, nilai pasar game nasional dapat mencapai sekitar Rp 26,9 triliun pada akhir dekade ini.
Beberapa faktor utama yang memicu percepatan ini antara lain:
- Peningkatan penetrasi internet dan smartphone yang memungkinkan akses game digital lebih luas.
- Adopsi sistem pembayaran digital yang mempermudah transaksi dalam aplikasi.
- Dukungan pemerintah melalui kebijakan EKRAF yang memberikan insentif bagi pengembang lokal.
- Ekspansi studio game Indonesia ke pasar internasional, baik melalui kolaborasi maupun penerbitan langsung.
Data proyeksi nilai pasar dapat dilihat pada tabel berikut:
| Tahun | Perkiraan Nilai Pasar (Rp Triliun) |
|---|---|
| 2024 | 15,2 |
| 2026 | 20,7 |
| 2028 | 26,9 |
Dengan momentum pertumbuhan ini, para pengembang game diharapkan terus meningkatkan kualitas produk, mengoptimalkan model bisnis berbasis layanan, serta memperluas jaringan distribusi global. Langkah-langkah tersebut tidak hanya meningkatkan pendapatan industri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam pasar game dunia.