Setapak Langkah – 04 Juli 2026 | Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri menggelar layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga Kecamatan Rajeg, Kabupaten Serang, yang terdampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banten pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini merupakan respons cepat aparat kepolisian terhadap potensi risiko kesehatan yang timbul akibat paparan asap serta partikel berbahaya yang tersebar di wilayah sekitar.
Berikut layanan utama yang diberikan selama sesi pemeriksaan:
- Pengukuran tekanan darah dan kadar glukosa darah secara gratis.
- Pemeriksaan fungsi paru-paru menggunakan spirometer portabel.
- Penilaian kondisi kulit dan mata akibat paparan asap.
- Konsultasi gizi untuk mengurangi dampak kekurangan vitamin akibat polusi.
- Pemberian obat-obatan ringan serta rujukan ke rumah sakit bagi kasus yang memerlukan penanganan lanjutan.
Selama tiga hari pelaksanaan, lebih dari 350 warga menerima layanan tersebut. Mayoritas warga yang diperiksa melaporkan gejala batuk kering, sesak napas ringan, serta rasa tidak nyaman pada mata. Dokkes Polri menegaskan pentingnya deteksi dini agar komplikasi kesehatan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Selain pemeriksaan medis, tim Dokkes juga membagikan materi edukatif mengenai cara melindungi diri dari polusi udara, termasuk penggunaan masker N95, menjaga kebersihan rumah, dan pentingnya ventilasi ruangan. Warga diarahkan untuk terus memantau kondisi kesehatan mereka dan segera melaporkan gejala yang memburuk kepada layanan kesehatan setempat.
Polri menegaskan komitmen untuk terus mendukung upaya pemulihan pasca kebakaran, termasuk koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Diharapkan, dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan ini, warga yang terdampak dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat dan meminimalkan dampak jangka panjang dari insiden kebakaran TPA.