Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | CEO Danantara Investment Management (DIM), Pandu Sjahrir, menilai bahwa penetapan Proyek Pengelolaan Sampah Terpadu (PSN) di Kabupaten PSEL menjadi bukti konkret keseriusan pemerintah dalam menangani krisis sampah yang semakin mengancam kesehatan publik dan ekonomi daerah.
- Fase I: Pembangunan fasilitas pra‑pengolahan dan pusat daur ulang selama 12 bulan.
- Fase II: Implementasi sistem pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dan institusi publik selama 18 bulan.
- Fase III: Program edukasi dan pelatihan bagi pengelola sampah serta masyarakat selama 24 bulan.
Berikut rincian anggaran yang direncanakan:
| Komponen | Anggaran (Rp) |
|---|---|
| Fasilitas pra‑pengolahan | 600 miliar |
| Sistem pemilahan dan pengumpulan | 350 miliar |
| Edukasi & pelatihan | 250 miliar |
DIM menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu dan menghasilkan dampak lingkungan yang signifikan. Sjahrir menambahkan bahwa keberhasilan PSN PSEL dapat menjadi model bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa.