Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah arus deras konten digital. Menurutnya, media massa tetap menjadi garda terdepan untuk memastikan berita yang disajikan kepada publik memiliki akurasi, kredibilitas, dan nilai edukatif.
Konten Digital dan Tantangan Baru
Era disrupsi digital ditandai dengan kemudahan akses informasi melalui platform online, media sosial, dan aplikasi berita. Kecepatan penyebaran berita sering kali mengorbankan proses verifikasi, sehingga muncul fenomena hoaks dan misinformasi.
Peran Strategis Pers
- Verifikasi Fakta: Media tradisional memiliki prosedur editorial yang ketat untuk memeriksa kebenaran data sebelum publikasi.
- Pendidikan Media: Pers berfungsi sebagai agen edukasi, membantu masyarakat memahami cara menilai sumber informasi.
- Standar Etika: Dewan Pers mengawasi penerapan kode etik jurnalistik, menegakkan tanggung jawab sosial media.
Inisiatif Dewan Pers
Dewan Pers berencana memperkuat kerangka regulasi dengan menyesuaikan kebijakan terhadap dinamika teknologi. Beberapa langkah yang diusulkan meliputi:
- Penyusunan pedoman verifikasi digital bagi lembaga media.
- Pelatihan jurnalistik digital bagi wartawan dan editor.
- Kolaborasi dengan platform teknologi untuk deteksi konten palsu.
Komaruddin menegaskan bahwa kolaborasi antara media, regulator, dan penyedia platform teknologi menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Tanpa upaya bersama, kualitas berita akan terus terancam oleh arus informasi yang tidak terkontrol.
Dengan menegakkan peran pers sebagai penjaga kualitas, diharapkan masyarakat dapat menerima berita yang dapat dipercaya, mendukung proses demokrasi, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi media.