Setapak Langkah – 31 Juli 2026 | Setiap akhir tahun, Polri melakukan peninjauan masa jabatan bagi para perwira tinggi. Tahun 2024 menandai berakhirnya masa tugas beberapa Jenderal Bintang 3 yang telah mengabdi selama puluhan tahun. Berikut ini rangkuman nama, usia, dan tanggal pensiun yang telah ditetapkan, serta implikasi perpanjangan tugas atau mutasi yang mungkin terjadi.
| No | Nama | Tanggal Lahir | Usia Pensiun | Tanggal Pensiun |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Jenderal (Polri) Anton Rasyid | 12 Januari 1968 | 56 tahun | 12 Januari 2024 |
| 2 | Jenderal (Polri) Sri Hartati | 23 Maret 1968 | 56 tahun | 23 Maret 2024 |
| 3 | Jenderal (Polri) Budi Santoso | 5 Juli 1968 | 56 tahun | 5 Juli 2024 |
| 4 | Jenderal (Polri) Dedi Pratama | 19 Oktober 1968 | 56 tahun | 19 Oktober 2024 |
Penetapan usia pensiun ini tidak serta-merta berarti posisi mereka akan kosong. Berdasarkan kebijakan internal, Polri dapat memberikan perpanjangan masa tugas maksimal satu tahun bagi perwira yang masih dianggap vital bagi operasi strategis. Sampai saat ini, terdapat tiga usulan perpanjangan yang sedang dipertimbangkan:
- Jenderal Anton Rasyid – diperkirakan akan tetap menjabat hingga akhir 2024 untuk menyelesaikan program modernisasi unit kepolisian di wilayah barat.
- Jenderal Sri Hartati – permintaan perpanjangan masih dalam proses evaluasi karena sedang memimpin proyek integrasi data intelijen nasional.
- Jenderal Budi Santoso – belum ada usulan perpanjangan; ia dijadwalkan pensiun pada tanggal 5 Juli 2024.
Mutasi penting lainnya yang diprediksi akan terjadi pada 2024 meliputi penempatan kembali Jenderal Dedi Pratama ke Direktorat Reserse Kriminal, serta pengangkatan beberapa perwira muda untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga kontinuitas kepemimpinan serta memperkuat kemampuan operasional Polri dalam menghadapi tantangan keamanan nasional di tahun mendatang.