Setapak Langkah – 06 Juni 2026 | PT Concord Industry menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat sektor keramik nasional melalui program strategis yang dinamakan “Keramika 2026”. Inisiatif ini diluncurkan di tengah dinamika dan tantangan yang dihadapi industri manufaktur, termasuk fluktuasi biaya bahan baku, persaingan pasar global, serta kebutuhan akan inovasi berkelanjutan.
Program “Keramika 2026” mencakup empat pilar utama: pengembangan produk premium, peningkatan kapasitas produksi, adopsi teknologi ramah lingkungan, dan pemberdayaan sumber daya manusia. Berikut rangkaian langkah yang direncanakan:
- Pengembangan produk premium: Fokus pada desain estetika tinggi dan fungsi teknis yang dapat bersaing di pasar ekspor.
- Peningkatan kapasitas produksi: Penambahan lini produksi otomatis dengan target peningkatan output sebesar 30% pada tahun 2024.
- Adopsi teknologi ramah lingkungan: Implementasi proses daur ulang limbah keramik dan penggunaan energi terbarukan di pabrik.
- Pemberdayaan SDM: Pelatihan intensif bagi tenaga kerja, kerja sama dengan lembaga pendidikan, serta program beasiswa bagi calon profesional keramik.
Target jangka panjang “Keramika 2026” dituangkan dalam tabel berikut:
| Tahun | Target Utama |
|---|---|
| 2023 | Pembentukan tim riset dan perencanaan strategi. |
| 2024 | Peningkatan kapasitas produksi sebesar 30%. |
| 2025 | Peluncuran 5 produk keramik premium untuk pasar domestik dan ekspor. |
| 2026 | Mencapai pangsa pasar nasional 15% dan ekspor 10% dari total produksi. |
Direktur Utama PT Concord Industry menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada investasi mesin, melainkan pada kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, lembaga riset, serta asosiasi industri. Ia menambahkan bahwa dukungan kebijakan fiskal dan insentif pajak bagi produsen keramik akan menjadi katalisator penting untuk mempercepat transformasi industri.
Dengan langkah-langkah terstruktur tersebut, Concord Industry berharap dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan industri keramik Indonesia, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah ekspor. Program “Keramika 2026” diharapkan menjadi contoh bagi pemain lain dalam mengadopsi model bisnis berkelanjutan dan berorientasi pada kualitas.