Setapak Langkah – 30 Maret 2026 | Pertandingan seru antara Chelsea Women dan Aston Villa Women di Kingsmeadow menyuguhkan aksi balistik dengan total tujuh gol, mengakhiri laga dengan kemenangan tipis 4-3 bagi pendukung sang juara. Kemenangan ini menempatkan kembali Chelsea di posisi kedua klasemen WSL, meski masih tertinggal sembilan poin dari pemimpin Manchester City.
Jalannya Pertandingan
Pukulan awal dimulai dengan Villa yang menekan, namun Chelsea cepat membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Sam Kerr. Penyerang asal Australia itu memanfaatkan operan cerdas dari Sjoeke Nusken, menanduk bola ke sudut gawang lawan.
Tak lama kemudian, Chelsea memperlebar keunggulan menjadi 3-0. Naomi Girma, pemain bertahan asal Amerika, pertama kali menyentuh umpan silang Lauren James dan mengirim bola ke dalam jaring, mencatatkan gol pertamanya di WSL. Tak lama setelah itu, Lauren James menambah gol ketiga dengan tembakan keras dari jarak 20 meter.
Aston Villa tidak tinggal diam. Lucy Bronze kehilangan bola kepada Chasity Grant, yang kemudian mengirim umpan ke Lynn Wilms. Wilms mengirim silang ke arah dekat tiang gawang dan menyiapkan peluang bagi Kirsty Hanson. Hanson mengeksekusi dengan menekan bola di depan Bronze, mengurangi defisit menjadi 3-1.
Ketegangan terus memuncak ketika Villa menambah gol ke-5 melalui Hanson lagi. Wilms kembali mengirimkan bola silang, dan Hanson berhasil memanfaatkan bola lepas untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dalam 35 menit pertama pertandingan.
Babak kedua didominasi Chelsea. Alyssa Thompson memiliki peluang emas di dalam kotak penalti, namun gagal menunduk dan mengirim bola melayang di atas gawang. Tekanan Chelsea kembali meningkat ketika Ellie Carpenter merebut bola di tengah lapangan, mengirim operan kepada Sam Kerr yang kemudian melayani Nusken. Nusken mengeksekusi tembakan pertama kali ke sudut kanan bawah, menutup skor menjadi 4-3.
Pernyataan Pelatih
Sonia Bompastor, pelatih Chelsea, menyampaikan rasa lega dan kebanggaan setelah kemenangan. Ia menekankan pentingnya reaksi cepat tim setelah tertinggal, serta mengakui bahwa performa defensif masih harus ditingkatkan. “Kami menunjukkan kegembiraan dan sedikit kelegaan karena kami masih berjuang untuk tempat di Liga Champions. Namun, tiga gol pertama bukanlah standar yang kami harapkan,” ujar Bompastor dalam konferensi pers.
Di sisi lain, Natalia Arroyo, pelatih Aston Villa, mengungkapkan rasa frustrasi namun tetap menghargai perjuangan timnya. “Kami sempat kembali mendekat setelah menumpaskan tiga gol, dan kami bangga dengan karakter yang dibangun. Meskipun kalah, penampilan kami cukup menghibur,” kata Arroyo.
Implikasi Klasemen
Kemenangan ini menempatkan Chelsea kembali di posisi kedua dengan poin yang menempel pada pemimpin. Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, selisih sembilan poin masih terasa signifikan, namun perbaikan selisih gol dapat menjadi faktor penentu bila persaingan semakin ketat.
Statistik pertandingan menunjukkan Chelsea menguasai penguasaan bola sebesar 58%, dengan total tembakan ke gawang sebanyak 15 kali, sementara Villa mencatatkan 11 tembakan. Kedua tim menampilkan serangan cepat melalui sayap, khususnya peran Lynn Wilms yang menjadi motor serangan Villa.
Secara keseluruhan, laga ini memperlihatkan kualitas dan kompetisi tinggi dalam Women’s Super League, menegaskan bahwa gelar juara masih dapat diperebutkan hingga fase akhir musim.