Setapak Langkah – 19 Agustus 2026 | Prudential Investment Management mencatat peningkatan signifikan pada pendapatan premi produk unitlink selama enam bulan pertama tahun 2026. Total premi yang berhasil dihimpun mencapai Rp 3,9 triliun, melambungkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain kondisi makroekonomi yang relatif stabil, volatilitas pasar keuangan yang memberikan peluang bagi produk investasi berbasis unitlink, serta dinamika geopolitik global yang memengaruhi sentimen investor.
Berikut beberapa faktor yang berkontribusi pada kinerja positif tersebut:
- Kondisi makroekonomi: Pertumbuhan PDB Indonesia yang tetap positif dan suku bunga yang berada pada level moderat meningkatkan kepercayaan konsumen untuk menyalurkan dana ke produk asuransi investasi.
- Volatilitas pasar keuangan: Fluktuasi indeks saham dan nilai tukar memberikan peluang diversifikasi bagi nasabah unitlink, sehingga meningkatkan minat pembelian polis.
- Dinamika geopolitik global: Ketidakpastian di pasar internasional menambah permintaan akan produk yang menawarkan proteksi sekaligus potensi pertumbuhan nilai investasi.
Dalam laporan kuartal pertama, Prudential mencatat kenaikan premi baru sebesar 12,5% dibandingkan kuartal yang sama pada tahun 2025. Produk unitlink menempati posisi teratas dalam portofolio penjualan, mengungguli produk tradisional seperti asuransi jiwa berjangka.
Manajemen Prudential menilai tren ini dapat berlanjut selama paruh kedua 2026, dengan strategi memperluas jaringan agen, meningkatkan edukasi keuangan bagi nasabah, serta meluncurkan varian unitlink yang terhubung dengan sektor-sektor pertumbuhan tinggi seperti teknologi hijau dan infrastruktur.
Para analis industri memperkirakan bahwa jika kondisi ekonomi global tetap stabil, pendapatan premi unitlink dapat mencapai angka antara Rp 4 hingga 4,5 triliun pada akhir tahun 2026.