Setapak Langkah – 10 Mei 2026 | Pada akhir pekan ini, Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan operasi evakuasi massal di wilayah Kota Kendari setelah hujan lebat menyebabkan banjir melanda beberapa kelurahan. Lebih dari seratus warga yang mengungsi dari rumah mereka berhasil dipindahkan ke lokasi aman dengan bantuan aparat kepolisian, relawan, dan petugas pemadam kebakaran.
Tim Satbrimob dibantu oleh unit-unit lain, termasuk mobil patroli, perahu karet, dan kendaraan lapis baja, untuk menembus daerah‑daerah yang terendam. Evakuasi difokuskan pada kawasan rawan, seperti permukiman di pinggir sungai, pasar tradisional, dan sekolah yang terpaksa ditutup karena genangan air.
- Ratusan warga dipindahkan ke balai desa dan aula serba guna yang telah dijadikan posko sementara.
- Petugas memastikan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan selimut tersedia bagi para pengungsi.
- Tim medis bergerak bersama Satbrimob untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mengalami hipotermia atau cedera ringan.
Koordinator penanganan bencana daerah, Bupati Kendari, menilai respons cepat Satbrimob sangat membantu mengurangi potensi kehilangan jiwa. Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, termasuk relokasi permanen bagi penduduk yang tinggal di zona rawan banjir.
Sementara itu, Polda Sultra terus memantau kondisi cuaca dan memperkirakan kemungkinan terjadinya banjir lanjutan. Upaya pencegahan meliputi pembersihan selokan, pemasangan pompa air darurat, dan edukasi kepada warga tentang prosedur evakuasi yang tepat.
Dengan dukungan seluruh elemen, diharapkan evakuasi ini dapat selesai dalam waktu singkat dan warga dapat kembali ke rumah mereka setelah kondisi air surut.