Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memulai serangkaian kegiatan pendataan untuk mengidentifikasi dampak gempa bumi yang berpusat di wilayah Cianjur. Kegiatan ini dilaksanakan sejak pagi hari pada tanggal 25 Februari 2024 dan menargetkan sejumlah kecamatan yang paling terdampak.
Tim lapangan yang terdiri dari petugas BPBD, relawan, serta perwakilan pemerintah desa berkeliling ke masing‑masing desa untuk mencatat kerusakan bangunan, infrastruktur, serta kondisi rumah warga. Pendataan mencakup tiga langkah utama:
- Pengumpulan data awal melalui wawancara langsung dengan kepala desa dan tokoh masyarakat.
- Pemeriksaan fisik struktur rumah, fasilitas umum, dan jaringan listrik serta air bersih.
- Pencatatan korban luka, korban hilang, dan kebutuhan bantuan darurat.
Hingga saat ini, tim berhasil mengumpulkan data dari 12 kecamatan, meliputi lebih dari 4.500 rumah tangga. Dari jumlah tersebut, diperkirakan 1.200 rumah mengalami kerusakan ringan, 600 rumah rusak sedang, dan sekitar 150 rumah tidak layak huni. Sementara itu, sebanyak 3.200 orang dilaporkan mengalami luka ringan, dan 45 orang memerlukan perawatan medis lanjutan.
Kepala BPBD Cianjur, Budi Santoso, menyampaikan bahwa hasil pendataan akan menjadi dasar untuk penyaluran bantuan dan perencanaan rehabilitasi jangka panjang. “Data yang kami kumpulkan sangat penting agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran, serta agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi,” ujar Budi dalam rapat koordinasi bersama perangkat desa.
Selain penyaluran bantuan logistik seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan medis, BPBD juga berencana mengadakan program perbaikan infrastruktur kritis, termasuk perbaikan jalan akses ke daerah rawan longsor dan pemulihan jaringan listrik yang terganggu.
Warga diimbau untuk melaporkan kerusakan yang belum terdaftar melalui posko BPBD atau nomor layanan darurat yang telah disediakan. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta meminimalkan risiko bencana lanjutan.
BPBD Cianjur menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi dan melakukan evaluasi berkala hingga seluruh wilayah pulih sepenuhnya.