Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa kebakaran lahan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, telah menghanguskan sekitar 5,3 hektare area terbuka. Kebakaran tersebut mulai terdeteksi pada sore hari dan hingga kini masih menjadi fokus pemadaman intensif.
Tim gabungan yang terdiri dari unit pemadam kebakaran, Satpol PP, serta relawan setempat terus melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan helikopter, kendaraan pemadam, dan pemecah kebakaran darat. Hingga kini, api masih menyebar secara sporadis di beberapa titik, sehingga tim belum dapat memastikan bahwa semua wilayah telah sepenuhnya bebas dari bara.
Beberapa faktor yang memperparah situasi antara lain kondisi cuaca kering, angin kencang, serta jenis vegetasi yang mudah terbakar. BNPB menilai bahwa penyebab utama kebakaran masih dalam penyelidikan, namun kemungkinan besar dipicu oleh aktivitas manusia tanpa pengawasan.
- Penggunaan helikopter untuk penyemprotan air di zona paling kritis.
- Penerapan pemecah kebakaran darat pada area yang sulit dijangkau.
- Koordinasi lapangan antara aparat keamanan, pemadam kebakaran, dan masyarakat setempat.
- Evakuasi sementara warga yang tinggal di pinggir zona bahaya.
BNPB menekankan pentingnya kesigapan warga dalam melaporkan titik api serta menahan diri dari praktik pembakaran lahan yang tidak bertanggung jawab. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak, termasuk penyediaan kebutuhan pokok dan layanan kesehatan.
Ke depannya, BNPB berencana meningkatkan patroli satelit dan drone untuk deteksi dini kebakaran, serta mengadakan pelatihan penanggulangan kebakaran bagi relawan dan petugas setempat.