Setapak Langkah – 31 Juli 2026 | Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BGN) Sudaryono mengungkap adanya temuan anomali dalam pengelolaan anggaran pada ribuan SPPG. Dari penelusuran tersebut, teridentifikasi 414 dapur MBG (Manajemen Belanja Pemerintah) yang menunjukkan penyimpangan signifikan.
Jenis penyimpangan yang terdeteksi meliputi:
- Anggaran fiktif: alokasi dana yang tidak didukung oleh kegiatan nyata.
- Penggunaan rekening ganda: satu kegiatan mengalirkan dana ke lebih dari satu rekening, mengaburkan jejak akuntansi.
- Dokumen pendukung tidak lengkap atau dipalsukan.
Berikut rangkuman singkat temuan BGN:
| Jenis Anomali | Jumlah Dapur Terdeteksi |
|---|---|
| Fiktif | 212 |
| Rekening Ganda | 147 |
| Dokumen Tidak Lengkap | 55 |
BGN menilai bahwa temuan ini mencerminkan kelemahan pengawasan internal pada satuan kerja terkait. Kepala BGN menekankan perlunya audit menyeluruh, perbaikan prosedur pengendalian anggaran, serta penegakan sanksi bagi pihak yang terlibat.
Langkah selanjutnya meliputi:
- Verifikasi kembali semua alokasi dana pada dapur yang teridentifikasi.
- Penarikan kembali dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
- Pembinaan dan pelatihan bagi pejabat keuangan tentang tata kelola anggaran yang transparan.
- Penguatan sistem informasi keuangan untuk mendeteksi anomali secara real‑time.
Pengawasan yang lebih ketat diharapkan dapat menurunkan tingkat kebocoran anggaran dan meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana publik.