Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Festival Film Internasional Balinale edisi ke-19 yang digelar di Denpasar pada akhir September 2023 menutup agenda dengan menegaskan komitmen kuat untuk mendukung program Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) dalam melestarikan kearifan lokal melalui perfilman. Penyelenggara festival menyatakan bahwa sinema menjadi media strategis untuk mengangkat nilai‑nilai tradisional dan budaya Indonesia kepada penonton global.
Berbagai inisiatif konkret telah direncanakan selama dua tahun ke depan, antara lain:
- Penyediaan dana hibah bagi pembuat film independen yang mengangkat tema budaya daerah.
- Penyelenggaraan lokakarya penulisan naskah dan produksi film yang melibatkan pakar kebudayaan serta seniman lokal.
- Pemerataan pemutaran film budaya ke sekolah, kampus, dan komunitas di seluruh kepulauan Indonesia.
- Kolaborasi dengan lembaga budaya daerah untuk mendokumentasikan tradisi lisan, tarian, dan seni rupa melalui film pendek.
- Pengadaan kompetisi film pendek bertema kearifan lokal dengan hadiah menarik bagi para sineas muda.
Ketua panitia Balinale, Budi Santosa, menekankan bahwa dukungan Kemenbud tidak hanya berupa kebijakan, melainkan juga pendanaan dan jaringan distribusi yang memungkinkan karya‑karya budaya dapat menjangkau pasar internasional. “Kami berharap film‑film yang lahir dari program ini dapat menjadi jembatan antara warisan budaya dan industri kreatif, sekaligus meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif nasional,” ujarnya.
Festival ini juga menampilkan 120 film dari 30 negara, termasuk sekian film Indonesia yang secara khusus menonjolkan cerita-cerita dari daerah-daerah terpencil. Penonton domestik dan asing memberikan respons positif, menandakan tingginya minat global terhadap kekayaan budaya Indonesia yang dibawakan melalui sinema.
Dengan agenda yang terintegrasi antara pelestarian budaya dan pengembangan industri film, Balinale 2023 berupaya menjadikan perfilman sebagai pilar utama dalam strategi kebudayaan nasional, sekaligus membuka peluang kerja dan pendapatan bagi sineas serta komunitas lokal.