Setapak Langkah – 14 Juni 2026 | China terus memperkuat posisinya sebagai eksportir terbesar di dunia, dengan jaringan perdagangan yang mencakup hampir semua negara utama. Produk‑produk buatan China, mulai dari elektronik, mesin, hingga barang konsumen, menembus pasar global secara luas.
Berikut ini adalah 20 negara terbesar yang menjadi tujuan utama ekspor produk China pada tahun terakhir, beserta peringkatnya berdasarkan nilai impor. Data ini mencerminkan intensitas perdagangan antara China dan masing‑masing negara.
| Peringkat | Negara |
|---|---|
| 1 | Amerika Serikat |
| 2 | Jerman |
| 3 | Jepang |
| 4 | Hong Kong |
| 5 | Rusia |
| 6 | Korea Selatan |
| 7 | Inggris |
| 8 | India |
| 9 | Brasil |
| 10 | Belanda |
| 11 | Singapura |
| 12 | Australia |
| 13 | Indonesia |
| 14 | Meksiko |
| 15 | Turki |
| 16 | Kanada |
| 17 | Italia |
| 18 | Thailand |
| 19 | Malaysia |
| 20 | Vietnam |
Dari tabel di atas, Indonesia menempati peringkat ke‑13 sebagai negara pengimpor produk China terbesar. Peringkat ini menandakan posisi strategis Indonesia dalam rantai pasokan global, mengingat volume perdagangan yang signifikan antara kedua negara.
Beberapa faktor yang mendukung posisi Indonesia antara lain:
- Kedekatan geografis dan konektivitas pelabuhan yang kuat.
- Kebutuhan pasar domestik yang terus tumbuh untuk barang elektronik, mesin, dan produk konsumen lainnya.
- Perjanjian perdagangan bilateral yang mempermudah alur barang.
Ke depan, pemerintah Indonesia berencana memperkuat kerjasama perdagangan dengan China melalui peningkatan infrastruktur, penyederhanaan prosedur bea cukai, serta diversifikasi produk impor. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan bilateral dan memperbaiki peringkat Indonesia di antara negara‑negara pengimpor utama produk China.