Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Saksi Perjuangan Prajurit Siliwangi

Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Mungkin sebagian wisatawan merasa asing mendengar museum tersebut. Namun, museum ini memiliki peranan penting bagi Jawa Barat. Museum Mandala Wangsit ini menjadi saksi bisu perjuangan para prajurit Siliwangi dalam mempertahankan daerahnya yaitu Jawa Barat.

Liburan ke Bandung paling cocok dikunjungi bersama keluarga maupun teman-teman. Sebab keindahan Bandung tidak patut dinikmati hanya seorang diri. Hamparan hijau, derasnya air terjun, hingga kemilau keindahan lampu jalanan sangat cantik diabadikan dalam jepretan kamera.

Beragam tempat menarik di Bandung akan membuat kita terpesona. Tidak hanya dikenal dengan wisata alamnya yang beragam, di Bandung juga kita bisa menemukan berbagai tempat yang akan menyuguhkan edukasi.

Bandung ini memiliki banyak wisata sejarah dalam bentuk museum. Salah satu museum yang bisa kita kunjungi ketika berada di Bandung yaitu Museum Mandala Wangsit.

Sebagai warga Jawa Barat, wajib banget mengunjungi ini untuk mengapresiasi jasa para pejuang serta mendapatkan pengetahuan lebih dalam seputar Jawa Barat pada kala dulu.

Ulasan Museum Mandala Wangsit

Museum Mandala Wangsit ini didirikan pada tahun 1910 yang awalnya merupakan sebuah markas militer dari serangan APRA. Kemudian seiring berkembangnya waktu, tempat tersebut dijadikan sebagai museum yang menyimpan berbagai koleksi persenjataan dan sejenisnya.

Bangunan museum ini mirip sebuah markas militer dengan cat dinding yang didominasi warna hijau. Bangunan tersebut juga terlihat kuno karena merupakan bangunan tua yang sama sekali tidak diperbaharui.

Di dalam sana, kita akan melihat beberapa koleksi persenjataan yang digunakan untuk mempertahan wilayah. Diantara senjata tersebut kita akan melihat kujang, pedang bambu, keris, klewang, dan lainnya. Bahkan kita juga akan menemukan beberapa senjata api.

Senjata di Museum Mandala Wangsit Siliwangi
Senjata di Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Hal menariknya lagi yang ada di Museum ini yaitu terdapat koleksi uang yang ada sejak jaman penjajahan hingga saat ini. Koleksi uang tersebut diabadikan dalam sebuah bingkai foto yang cukup mencolok.

Museum Mandala Wangsit juga terbagi menjadi beberapa ruangan yang berisi peristiwa cukup penting dalam perjalanan sejarah. Kita akan menemukan Ruang Pemberontakan DI/TII di mana di dalamnya terdapat sebuah album foto mengenai peristiwa penumpasan gerakan DI/TII.

Wisata Menarik Lainnya :  Kongkow di Studio Rosid, Nuansa Tahun 90-an Konsep Kekinian

Selain itu, ada juga Ruang Palagan yang menceritakan mengenai peristiwa Bojong Kokosan. Datang ke Museum ini akan menambah banyak edukasi seputar kisah sejarah yang  cukup penting untuk diulas.

Tidak hanya menambah edukasi saja, Museum Mandala Wangsit juga bisa dijadikan sebagai sarana rekreasi. Ada berbagai spot foto yang bisa kita temukan di halaman depan maupun di dalam Museum.

Untuk spot di halaman depannya sendiri cukup beragam mulai dari koleksi teng baja, patung, lukisan dinding, hingga taman. Sementara untuk di dalam Museum Mandala Wangsit sendiri berhubungan dengan koleksi yang ada di sana.

Meskipun bukan taman rekreasi, tidak menutup kemungkinan untuk kita menemukan beberapa makanan. Kita bisa kulineran di sepanjang trotoar Museum Mandala Wangsit. Kita bisa mencicipi batagor, cilok Bandung, cireng, roti bakar, dan masih banyak lagi. Harga untuk segala kuliner yang ada di sana ditaksir mulai dari Rp 5.000.

Harga Tiket Museum Mandala Wangsit

Untuk mendapatkan segala macam pengetahuan sejarah di Museum Mandala Wangsit ini kita akan dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 per orang.

Lokasi dan Jam Buka Museum Mandala Wangsit

Kita bisa datang ke Museum Mandala Wangsit dengan pergi ke Jalan Lembong No.38, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. Map klik disini.

Kita bisa menaiki kendaraan umum dengan menaiki angkutan dengan trayek dago – kebon kalapa atau bisa menaiki kendaraan pribadi melalui Jalan Braga.

Museum tersebut buka setiap hari Senin sampai dengan Sabtu mulai pukul 08.00 – 14.00 WIB.

Akomodasi

Berada di pusat Kota Bandung tentu saja lebih mudah menemukan tempat penginapan. Kita bisa mengunjungi salah satu diantaranya yaitu Hotel Royal Palace yang berada di Jalan Lembong No.21, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Hotel Royal Palace memiliki tarif penginapan mulai dari Rp 475.000 hingga Rp 854.000 per malam.
Wisatawan yang ingin menggali informasi lebih mendalam seputar sejarah bisa banget mampir ke Museum Mandala Wangsit ini.

Rate this post
Suka dengan menulis terutama seputar travel dan kuliner. Dengan pengalaman serta hobi, saya berusaha menciptakan karya tulis terbaik untuk kamu baca.
Avatar for Erisa Vindia
Suka dengan menulis terutama seputar travel dan kuliner. Dengan pengalaman serta hobi, saya berusaha menciptakan karya tulis terbaik untuk kamu baca.