Museum Layang-Layang Indonesia, Wisata Edukasi Asik Mengenal Layangan

Museum Layang-layang Indonesia

Seperti halnya Yogyakarta, Jakarta juga dikenal sebagai tempat yang menyuguhkan beragam destinasi wisata edukasi berupa museum. Banyak museum di Jakarta memiliki konsep yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga.

Salah satunya Museum Layang-layang ini termasuk museum antimainstream di Ibukota. Museum yang didirikan pada tahun 2003 dan sejak saat itu selalu dipadati oleh para wisatawan. Tidak hanya wisatawan dari Ibukota saja, melainkan banyak wisatawan luar kota juga rela menyempatan waktunya untuk melakukan liburan di sana.

Seperti namanya, konsep utama Museum Layang-Layang ini yakni menyuguhkan aneka koleksi layang-layang yang ada di Nusantara maupun Mancanegara.

Sejarah Singkat Layang-Layang

Beberapa orang percaya bahwa layang-layang pertama kali berasal dari Tiongkok yakni sekitar 2500 tahun sebelum masehi. Pada masa itu, layang-layang tidak hanya digunakan sebagai alat bermain saja. Namun juga sebagai alat komunikasi dan ritual.

Namun ada juga yang mempercayai bahwa layang-layang pertama kali ditemukan di Muna, Sulawesi Utara. Keyakinan tersebut didasari karena adanya penemuan lukisan layang-layang di sebuah goa. Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu penemu awal layang-layang. Maka koleksi layang-layang tersebut diabadikan di Museum Layang-Layang yang bisa kita kunjungi di Jakarta.

Review Museum Layang-Layang

Mungkin kita sudah tidak heran lagi dengan salah satu benda yang dinamakan layang-layang. Layang-layang ini merupakan salah satu permainan yang paling banyak diminati oleh anak-anak. Di Museum Layang-Layang, wisatawan bisa menemukan banyak sekali koleksi layang-layang mulai dari tradisonal hingga layang-layang modern.

20230123 131624 1
Foto via Googlemaps/Diah ayu wiranti

Di Museum Layang-Layang juga wisatawan akan menemukan berbagai bentuk layang-layang dengan jenis yang bervariasi. Wisatawan akan menemukan layang-layang dengan jenis dua dimensi, tiga dimensi, dan lainnya.

Beberapa layang-layang lokal yang ada di sana seperti layang-layang golek, layang-layang batik, layang-layang penari dan masih banyak lagi. Selain itu, di sana juga kita akan menemukan beberapa layang-layang yang berasal dari Tiongkok, Jepang, Belanda, dan masih banyak lagi. Layang-layang yang ada di Museum Layang-Layang ini memiliki ukuran hingga 3 meter.

Selain menemukan koleksi layang-layangnya yang unik, wisatawan juga bisa mendapatkan berbagai edukasi mengenai fungsi layang-layang dan lainnya. Layang-layang bisa dijadikan sebagai bahan penyalur kreatifitas, mengusir burung di sawah, dan masih banyak lagi.

Wisatawan juga bisa mengikuti kegiatan membuat layang-layang. Kita akan belajar mulai dari merakit bambu dan juga menempel kertas hingga menggambar atau melukis layang-layang sesuai dengan apa yang kita inginkan. Untuk ukuran layang-layangnya sendiri, kita bisa memilih mulai dari ukuran 20 cm hingga 2 meter.

Sambil membuat layang-layang, wisatawan bisa mampir lebih dulu ke food court yang ada di Museum Layang-Layang. Food court tersebut menyediakan berbagai macam hidangan mulai dari risoles, baso, mie, martabak mini, dan masih banyak lagi. Harga makanan yang ada di sana ditaksir mulai dari Rp 5.000.

Harga Tiket Masuk Museum Layang-Layang

Wisatawan bisa berlibur di Museum Layang-Layang dengan membayar tiket sebesar Rp 15.000 per orang. Sementara bagi wisatawan yang ingin mengikuti kegiatan kreatifitas layang-layang akan dikenakan tarif mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 75.000 sesuai dengan ukuran layang-layang yang kita inginkan.

Bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi akan dikenakan biaya tambahan berupa tiket parkir yang ditaksir mulai dari Rp 2.000 setiap kendaraan.

Wisatawan yang ingin melakukan pembelian tiket dalam jumlah banyak untuk kegiatan edukasi sekolah, bisa menghubunginya lebih dulu melalui nomor 0217658075.

Lokasi dan Jam Buka Museum Layang-Layang

Wisatawan bisa mengunjungi Museum Layang-Layang yang berada di Jalan H. Kamang No.38, RT.08/RW.10, Pd. Labu, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12450. Google Maps.

Wisatawan yang datang dari arah Kota Bogor dan sekitarnya bisa melalui Jalan Tol Jagorawi menuju Jalan TB Simatupang. Dari sana kita akan menemukan Rumah Sakit Fatmawati dan hanya perlu mengikuti petunjuk jalan hingga sampai di Jalan H. Kamang. Jarak tempuhnya hanya sekitar 50 menit perjalanan dari pusat Kota Bogor dan sekitar.

Museum Layang-Layang ini beroperasi setiap hari dengan durasi waktu operasional mulai dari pukul 09:00 WIB hingga pukul 16:00 WIB.

Penginapan Terdekat

Dekat dengan Museum Layang-Layang, wisatawan akan menemukan tempat penginapan bernama Urbanview Hotel Minongga Pondok Labu yang berlokasi di Jalan Pinang Raya No.15, Pd. Labu, Kecamatan Cialandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12450.

Jaraknya hanya sekitar 10 menit perjalanan dari lokasi Museum Layang-Layang. Wisatawan yang ingin melakukan penginapan di sana bisa memilih berbagai paket penginapan yang dibanderol mulai dari Rp 591.000 hingga Rp 801.000 per malam.

Avatar for Erisa Vindia
Erisa Vindia Suka dengan menulis terutama seputar travel dan kuliner. Dengan pengalaman serta hobi, saya berusaha menciptakan karya tulis terbaik untuk kamu baca.
Avatar for Erisa Vindia
Erisa Vindia Suka dengan menulis terutama seputar travel dan kuliner. Dengan pengalaman serta hobi, saya berusaha menciptakan karya tulis terbaik untuk kamu baca.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments