Setapak Langkah – 22 Agustus 2026 | Mabes TNI mengumumkan bahwa sebanyak 66.510 prajurit kini berada dalam status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 15.740 personel telah dikerahkan secara langsung untuk turun dan memadamkan kebakaran yang terjadi.
Penempatan personel siaga difokuskan pada daerah-daerah yang paling rawan kebakaran, antara lain:
- Sumatera Utara dan Sumatera Barat
- Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan
- Jawa Barat dan Jawa Tengah
- Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara
Setiap tim terdiri dari pasukan infanteri, satuan khusus, serta tenaga medis dan logistik yang siap mendukung operasi pemadaman. Selain itu, TNI berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lembaga penegak hukum untuk memastikan penanganan yang terpadu.
Langkah-langkah operasional yang diambil meliputi:
- Penempatan pos-pos perintis di zona rawan.
- Penggunaan helikopter dan pesawat pemadam kebakaran untuk mengatasi api dari udara.
- Penyediaan alat pemadam portable dan pompa air berkapasitas tinggi.
- Pelatihan cepat bagi personel baru tentang teknik pemadaman dan mitigasi risiko.
Dengan keberadaan lebih dari enam puluh enam ribu prajurit dalam kondisi siaga, TNI berharap dapat menurunkan laju penyebaran kebakaran dan melindungi ekosistem hutan serta pemukiman masyarakat. Pemerintah menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, lembaga lingkungan, dan masyarakat luas untuk mengurangi dampak bencana karhutla di masa mendatang.