Setapak Langkah – 11 Agustus 2026 | Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan kembali tekadnya untuk mengatasi permasalahan lahan kritis yang tersebar di seluruh Nusantara. Lebih dari satu juta hektar lahan telah dikategorikan sebagai kritis karena degradasi, erosi, atau kehilangan tutupan hutan.
Restorasi hutan dan ekosistem menjadi prioritas utama dalam agenda pemerintah, dengan target utama meningkatkan tutupan hutan hidup serta memperbaiki fungsi ekologi lahan yang terdampak.
- Penanaman kembali 2 juta hektar area hutan yang mengalami degradasi hingga tahun 2030.
- Peningkatan kapasitas petani dan masyarakat lokal melalui program pelatihan agroforestry.
- Penerapan teknologi pemantauan satelit untuk mengidentifikasi lahan kritis secara real‑time.
- Kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat, akademisi, dan sektor swasta untuk pendanaan dan pelaksanaan proyek restorasi.
Program ini juga diharapkan dapat mendukung pencapaian target nasional dalam mitigasi perubahan iklim, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam.
Kemenhut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta komitmen jangka panjang untuk memastikan bahwa setiap hektar lahan kritis dapat dipulihkan menjadi ekosistem yang produktif dan berkelanjutan.