Setapak Langkah – 03 Agustus 2026 | BNN (Badan Narkotika Nasional) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melakukan operasi bersama di Batam yang berhasil mengungkap jaringan penyelundupan cartridge vape berisi zat anestesi etomidate yang berasal dari Malaysia. Operasi tersebut melibatkan pemeriksaan di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di beberapa titik pelabuhan dan pasar di Pulau Batam.
Berikut rangkaian tindakan yang diambil oleh petugas:
- Penetapan empat lokasi potensial berdasarkan intelijen dan hasil pemantauan lalu lintas barang ilegal.
- Penggeledahan di masing‑masing TKP dengan bantuan unit K9 dan alat deteksi bahan kimia.
- Pengamanan barang bukti berupa 1.250 buah cartridge vape yang terisi etomidate.
- Penyitaan dokumen pendukung, termasuk surat jalan, faktur, dan catatan komunikasi antara pihak pengirim di Malaysia dan distributor lokal.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa etomidate—zat yang biasanya dipakai sebagai induksi anestesi pada prosedur medis—dipasarkan secara gelap sebagai cairan penguat rasa pada produk vape. Penggunaan etomidate tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan depresi pernapasan, penurunan tekanan darah, dan bahkan kematian.
Data penyitaan dirangkum dalam tabel berikut:
| Jenis Barang | Jumlah | Asal Negara |
|---|---|---|
| Cartridge Vape (isi etomidate) | 1.250 buah | Malaysia |
| Dokumen Pendukung | 12 berkas | — |
Ketua BNN wilayah Sumatera Barat, Dr. Andi Prasetyo, menegaskan bahwa penyalahgunaan zat anestesi dalam bentuk vape merupakan ancaman baru bagi kesehatan publik. Ia menambahkan bahwa BNN akan memperkuat koordinasi dengan Bea Cukai serta pihak berwenang lainnya untuk menindak jaringan serupa yang berpotensi mengalirkan narkotika dan zat berbahaya melalui jalur perdagangan legal.
Pihak Bea Cukai mengonfirmasi bahwa penyelundupan ini melibatkan kapal kargo kecil yang berlabuh di pelabuhan Batam pada malam hari, kemudian barang disembunyikan dalam kontainer yang berisi barang elektronik. Penyelundupan melalui jalur laut dipilih karena kontrol yang lebih longgar dibandingkan pelabuhan udara.
Kasus ini menambah catatan panjang penyelundupan narkotika dan zat psikoaktif melalui wilayah perbatasan Indonesia‑Malaysia. Pemerintah menegaskan komitmen untuk meningkatkan pengawasan di titik masuk utama serta memperketat regulasi peredaran produk vape yang tidak memiliki izin resmi.
Warga Batam diimbau untuk melaporkan temuan barang mencurigakan kepada aparat keamanan. Penggunaan vape yang mengandung zat berbahaya dapat menimbulkan risiko kesehatan serius, terutama bagi remaja dan konsumen yang tidak menyadari keberadaan etomidate dalam produk tersebut.