Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama jaringan minimarket Alfamidi, yang dikelola oleh PT Midi Utama Indonesia Tbk, menyelenggarakan program dukungan bagi anak-anak penyandang disabilitas di sejumlah wilayah Indonesia.
Acara yang dilaksanakan pada tanggal … melibatkan lebih dari tiga ratus anak dengan berbagai jenis disabilitas, termasuk tunanetra, tunarungu, dan anak dengan kebutuhan khusus lainnya. Kegiatan utama meliputi pemberian paket edukasi, sesi terapi bermain, serta workshop keterampilan hidup yang dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian.
Rangkaian Kegiatan
- Pembagian paket belajar berisi buku braille, alat bantu dengar, dan perlengkapan sekolah yang disesuaikan.
- Sesi interaktif bersama psikolog dan terapis untuk melatih kemampuan motorik dan komunikasi.
- Workshop kerajinan tangan sederhana yang dapat dijual, sebagai upaya menciptakan sumber pendapatan bagi keluarga.
- Penanaman nilai inklusi melalui permainan kelompok yang melibatkan anak-anak tanpa disabilitas.
Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang ramah disabilitas. Ia menyatakan, “Program ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan hak anak penyandang disabilitas untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan yang setara.”
Perwakilan Alfamidi menambahkan, “Kami berkomitmen menjadikan CSR tidak hanya sebagai kegiatan satu kali, melainkan sebagai rangkaian program berkelanjutan yang dapat memberi dampak positif bagi komunitas.”
Target jangka panjang program ini adalah memperluas jaringan ke lebih dari seratus lokasi Alfamidi di seluruh Indonesia, serta meningkatkan jumlah peserta hingga mencapai seribu anak dalam dua tahun ke depan. Pemerintah berencana menindaklanjuti hasil program dengan kebijakan yang memperkuat akses pendidikan inklusif di tingkat daerah.
Melalui sinergi ini, diharapkan anak-anak penyandang disabilitas tidak hanya mendapatkan dukungan material, tetapi juga rasa dihargai dan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat.