Setapak Langkah – 14 Juli 2026 | Pegadaian kembali menegaskan perannya sebagai pelopor industri bullion bank di Indonesia setelah dinobatkan sebagai Top Company in Bullion Bank Industry 2026. Penghargaan ini diberikan oleh lembaga independen yang menilai kinerja perusahaan dalam penaksiran, pengelolaan, dan pendanaan emas.
Penghargaan tersebut selaras dengan program Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, yang menekankan peningkatan nilai tambah sumber daya alam, khususnya emas, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai institusi yang telah beroperasi lebih dari 125 tahun, Pegadaian memanfaatkan ekosistem lengkap mulai dari keahlian penaksiran emas hingga mekanisme gadai yang modern.
Berikut beberapa faktor kunci yang mendukung pencapaian ini:
- Pengalaman lebih dari satu abad dalam layanan gadai emas, menjamin kepercayaan nasabah.
- Inovasi teknologi penaksiran berbasis AI yang meningkatkan akurasi nilai emas.
- Jaringan cabang lebih dari 2.500 unit yang tersebar di seluruh Indonesia, memudahkan akses layanan.
- Kolaborasi dengan pemerintah dalam program Asta Cita, termasuk pendanaan bagi petani emas dan peningkatan literasi keuangan.
Data singkat mengenai perkembangan Pegadaian dalam dekade terakhir:
| Tahun | Jumlah Cabang | Volume Gadai Emas (ton) | Revenue (miliar Rp) |
|---|---|---|---|
| 2018 | 1.800 | 12,5 | 18,2 |
| 2022 | 2.300 | 18,9 | 24,7 |
| 2025 | 2.500 | 22,4 | 30,1 |
Dengan pencapaian tersebut, Pegadaian tidak hanya memperkuat posisi sebagai lembaga keuangan terdepan dalam sektor emas, tetapi juga berkontribusi pada agenda nasional untuk meningkatkan nilai tambah komoditas strategis. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk memperluas layanan digital, memperkuat kemitraan dengan sektor pertambangan, dan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka mewujudkan visi Asta Cita.