Setapak Langkah – 12 Juli 2026 | Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akan memulai pekan balapnya di Grand Prix Jerman kelas Moto3 dengan keyakinan yang tinggi setelah mengumpulkan hasil positif pada seri sebelumnya.
Di ajang Moto3 Qatar, Veda berhasil menempati posisi tengah grup dan menunjukkan konsistensi dalam kecepatan lurus maupun teknik pengereman. Penampilannya yang stabil memberi timnya motivasi untuk meningkatkan performa pada trek Sachsenring, sirkuit yang dikenal dengan tikungan cepat dan jalur lurus panjang.
Berikut beberapa poin penting yang menjadi modal utama Veda menjelang GP Jerman:
- Pengalaman balap internasional: 2023 menjadi tahun debut Veda di ajang dunia, sehingga setiap sesi latihan dan balapan menambah wawasan taktik lintas sirkuit.
- Kondisi fisik optimal: Tim kebugaran Veda menekankan program latihan beban dan kardio khusus untuk menahan gaya G-force yang tinggi pada Moto3.
- Pengaturan motor yang tepat: Tim teknis telah melakukan penyetelan suspensi dan gearbox yang sesuai dengan karakteristik permukaan Sachsenring.
- Dukungan mental: Pendekatan psikologis melalui visualisasi lintasan membantu Veda mengurangi tekanan kompetisi.
Target utama Veda di Jerman adalah mencetak poin pertama dalam kejuaraan dunia, yang sekaligus akan menambah reputasi Indonesia di panggung balap motor internasional. Jika berhasil, pencapaian ini dapat membuka peluang sponsor baru dan menginspirasi generasi muda untuk menekuni olahraga balap motor.
Selain fokus pada hasil, Veda juga berkomitmen untuk mengedukasi publik tentang pentingnya keselamatan berkendara dan pengembangan infrastruktur balap di tanah air. Ia berharap prestasinya dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan industri motorsport Indonesia.