Setapak Langkah – 12 Juli 2026 | Argentina akan menantang Swiss di semifinal Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan pada Ahad, 12 Juli 2026, pukul 08.00 WIB di Stadion Arrowhead, Kansas City. Pertandingan ini menjadi laga penentu bagi kedua tim yang masih mengincar tiket terakhir ke final.
Perjalanan kedua tim menuju semifinal tidaklah mudah. Argentina menyingkirkan Brasil lewat adu penalti pada perempat final, sedangkan Swiss mengejutkan banyak pihak dengan mengalahkan Prancis dalam laga lanjutan. Kedua tim kini mengincar kemenangan untuk melaju ke laga penentuan juara.
Formasi dan Susunan Pemain Argentina
Pelatih Lionel Scaloni menurunkan formasi 4‑3‑3 dengan beberapa pemain kunci yang kembali fit setelah cedera.
- Penjaga gawang: Emiliano Martínez
- Bek kanan: Nahuel Molina
- Bek tengah: Cristian Romero, Nicolás Otamendi
- Bek kiri: Nicolás Tagliafico
- Gelandang bertahan: Leandro Paredes
- Gelandang tengah: Rodrigo De Paul
- Gelandang serang: Enzo Fernández
- Penyerang kanan: Lionel Messi (kapten)
- Penyerang tengah: Lautaro Martínez
- Penyerang kiri: Ángel Di María
Cadangan yang dipertimbangkan antara lain: Paulo Dybala, Julián Álvarez, Ángel Correa, dan Gerónimo Rulli.
Formasi dan Susunan Pemain Swiss
Pelatih Murat Yakin menyiapkan formasi 4‑2‑3‑1, memanfaatkan kreativitas pemain tengah dan kecepatan sayap.
- Penjaga gawang: Yann Sommer
- Bek kanan: Silvan Widmer
- Bek tengah: Johan Djourou, Ricardo Rodríguez
- Bek kiri: Breel Embolo
- Gelandang bertahan: Granit Xhaka, Denis Zakaria
- Gelandang serang kanan: Xherdan Shaqiri
- Gelandang serang tengah: Remo Freuler
- Gelandang serang kiri: Admir Mehmedi
- Penyerang tengah: Haris Seferović
Cadangan yang dapat masuk meliputi: Kwadwo Duah, Noah Okafor, dan Djibril Sow.
Analisis Taktik
Argentina mengandalkan kreativitas Messi bersama Di María untuk membuka ruang, sementara De Paul dan Fernández diharapkan mengontrol tempo permainan. Pertahanan Romero‑Otamendi diharapkan menahan serangan cepat Swiss.
Swiss, di sisi lain, mengandalkan kemampuan Xhaka dalam mengatur permainan serta peran ofensif Shaqiri dan Embolo. Penjagaan rapat di lini tengah diharapkan memotong aliran bola ke lini depan Argentina.
Jika kedua tim dapat mengeksekusi rencana taktik masing-masing, pertandingan ini diprediksi akan menjadi duel yang ketat hingga menit-menit akhir.
Para pendukung kedua belah pihak menantikan aksi dramatis di Arrowhead Stadium, dengan harapan timnya dapat melaju ke final dan menutup perjalanan Piala Dunia 2026 dengan gelar juara.