Setapak Langkah – 11 Juli 2026 | Warga Desa Cikawung, Kecamatan Tirisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bersuka cita setelah lampu-lampu bertenaga listrik menyala kembali, menandai berakhirnya masa “tuna cahaya”. Program penerangan jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
Selama bertahun‑tahun, penduduk harus mengandalkan penerangan minyak tanah atau lilin, yang tidak hanya mahal tetapi juga berisiko kebakaran. Dengan hadirnya jaringan listrik resmi, mereka kini dapat menikmati penerangan yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.
- Peningkatan produktivitas ekonomi lokal karena usaha kecil dapat beroperasi lebih lama.
- Keselamatan publik meningkat, terutama pada malam hari.
- Pendidikan anak‑anak lebih optimal dengan adanya pencahayaan yang memadai untuk belajar di rumah.
- Kualitas hidup secara keseluruhan meningkat, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Pembangunan infrastruktur listrik ini didanai melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta dukungan dari sejumlah lembaga keuangan. Proses instalasi memakan waktu sekitar enam bulan, melibatkan tenaga ahli teknik kelistrikan dan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi penggunaan energi terbarukan di masa depan, seperti pemanfaatan panel surya untuk mendukung kebutuhan listrik di daerah yang belum terjangkau jaringan utama.
Warga menyatakan rasa syukur mereka, mengingat bahwa penerangan listrik tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan harapan akan pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Jawa Barat.