Setapak Langkah – 06 Juli 2026 | Wakil Ketua Umum I Perhimpunan Besar Padel Indonesia (PBPI), Mochtar Sarman, mengungkapkan bahwa federasi internasional padel (FIP) semakin mempercayakan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen padel berskala internasional. Keputusan ini menandai langkah penting bagi perkembangan olahraga padel di tanah air, yang selama beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan peserta dan fasilitas yang signifikan.
FIP menilai kesiapan Indonesia berdasarkan beberapa faktor, antara lain:
- Infrastruktur lapangan padel yang telah memenuhi standar internasional.
- Pengalaman penyelenggaraan kompetisi nasional yang berhasil.
- Dukungan pemerintah daerah dan sponsor swasta.
- Komitmen PBPI dalam mengembangkan program pelatihan pelatih dan wasit bersertifikasi FIP.
Turnamen yang direncanakan akan melibatkan pemain dari lebih dua belas negara, dengan total hadiah yang menarik serta poin ranking FIP yang dapat meningkatkan peringkat atlet Indonesia di kancah global.
Selain meningkatkan prestise olahraga, penyelenggaraan acara ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi positif, antara lain:
| Aspek | Perkiraan Dampak |
|---|---|
| Pariwisata olahraga | Kedatangan atlet, pelatih, dan penonton internasional meningkatkan okupansi hotel dan restoran. |
| Usaha lokal | Permintaan perlengkapan olahraga, transportasi, dan layanan logistik meningkat. |
| Media dan promosi | Penyebaran citra Indonesia sebagai destinasi olahraga modern. |
Mochtar Sarman menambahkan bahwa kolaborasi dengan FIP tidak hanya terbatas pada satu turnamen, melainkan membuka peluang untuk serangkaian kompetisi reguler yang dapat menumbuhkan basis pemain muda serta memperluas jaringan klub padel di seluruh Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, sponsor, serta komunitas padel, diharapkan turnamen internasional pertama ini akan sukses besar dan menjadi tonggak sejarah bagi olahraga padel di Indonesia.