histats

Bripda Nopandri Ditemukan Meninggal di Sungai Katingan, Bareskrim Polri Lanjutkan Penyidikan

Bripda Nopandri Ditemukan Meninggal di Sungai Katingan, Bareskrim Polri Lanjutkan Penyidikan

Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Brigadir Polisi Daerah (Bripda) Nopandri yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Sungai Katingan, Kalimantan Tengah, kini ditemukan dalam keadaan meninggal. Penemuan tubuhnya menguatkan dugaan adanya tindakan kriminal, dan menambah tekanan pada aparat kepolisian untuk mengusut kasus hingga tuntas.

Kasus ini memicu keprihatinan luas di kalangan masyarakat dan institusi kepolisian. Kepala Bareskrim Polri, Kombes Pol. Irwan Mubarok, menegaskan komitmen kepolisian untuk mengungkap seluruh fakta dan menjerat pelaku. “Kami tidak akan berhenti sampai semua bukti terungkap dan pelaku yang bertanggung jawab dapat ditangkap,” ujar Irwan dalam konferensi pers yang digelar pada hari yang sama.

Berikut rangkaian kronologis singkat yang telah terungkap:

  • 25 April 2024: Bripda Nopandri dilaporkan hilang saat melakukan tugas rutin di wilayah Sungai Katingan.
  • 26 April 2024: Tim SAR dan Bareskrim melakukan operasi pencarian di sekitar sungai dan daerah sekitarnya.
  • 26 April 2024 (siang): Jasad Bripda Nopandri ditemukan di tepi sungai, dalam kondisi yang menunjukkan adanya luka serius.
  • 27 April 2024: Pemeriksaan forensik awal selesai, dan hasil sementara menunjukkan adanya indikasi kekerasan.

Polisi setempat telah mengamankan beberapa saksi potensial, termasuk warga lokal yang berada di sekitar lokasi penemuan. Seluruh saksi diwawancarai untuk mengumpulkan informasi mengenai gerakan atau orang mencurigakan yang terlihat pada saat kejadian.

Selain upaya penyidikan, pihak kepolisian juga menyiapkan langkah-langkah keamanan tambahan di wilayah Katingan guna mencegah kejadian serupa. Peningkatan patroli, koordinasi dengan aparat keamanan daerah, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya melaporkan aktivitas mencurigakan menjadi bagian dari strategi yang diimplementasikan.

Kasus Bripda Nopandri menjadi sorotan khusus karena melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi contoh keamanan dan ketertiban. Organisasi kepolisian dan lembaga swadaya masyarakat menyerukan proses hukum yang transparan serta perlindungan bagi keluarga almarhum.

Keluarga Bripda Nopandri belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan tersebut. Namun, mereka diharapkan akan menerima dukungan moral dan materi dari institusi terkait selama proses penyelidikan berlangsung.

Polri menegaskan bahwa penyelidikan akan terus berlanjut hingga semua bukti teridentifikasi dan pelaku dapat diproses secara hukum. Masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu proses penyidikan.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *