Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Pasangan atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, berhasil mengukir prestasi dengan meraih medali perak pada ajang estafet campuran kategori speed di World Climbing Series yang diadakan di Krakow, Polandia.
Lomba speed estafet campuran melibatkan tim yang terdiri dari satu atlet pria dan satu atlet wanita, dimana keduanya harus menaklukkan lintasan berkecepatan tinggi secara bergantian. Pada final, tim Indonesia bersaing ketat melawan tim-tim kuat asal Korea Selatan, Jepang, dan negara Eropa lainnya.
Dengan catatan waktu total 6,42 detik, Robby dan Desak berada di posisi kedua, hanya tertinggal beberapa ratus milidetik dari juara emas. Hasil ini menandai pencapaian terbaik Indonesia dalam kompetisi speed estafet campuran di level dunia.
| Posisi | Negara | Waktu (detik) |
|---|---|---|
| 1 | Korea Selatan | 6,38 |
| 2 | Indonesia | 6,42 |
| 3 | Jepang | 6,55 |
Setelah selesai, Robby mengungkapkan kebanggaannya, “Kami berlatih keras dan berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk mencintai panjat tebing.” Sementara Desak menambahkan, “Medali ini merupakan bukti bahwa kerja sama tim dan dukungan federasi sangat penting.”
Pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan popularitas olahraga panjat tebing di Indonesia serta membuka peluang lebih besar bagi atlet untuk berkompetisi di ajang internasional berikutnya.