Setapak Langkah – 04 Juli 2026 | Komandan Distrik Militer (Dandim) 03/04 Agam, Sumatera Barat, Budi Setiawan, membantah beredarannya bahwa Koperasi Militer Penanggulangan (KMP) Sianok dibangun di zona terisolir.
Isu tersebut muncul setelah sejumlah laporan media sosial menyatakan bahwa fasilitas militer baru itu berada di daerah yang belum terjangkau jaringan listrik dan telekomunikasi, sehingga menimbulkan spekulasi tentang tujuan strategisnya.
- Dandim menegaskan KMP Sianok terletak di wilayah yang sudah memiliki akses jalan utama dan jaringan utilitas dasar.
- Proyek pembangunan dimulai pada awal tahun 2024 dengan dukungan pemerintah daerah dan TNI, serta melibatkan kontraktor lokal.
- Fasilitas tersebut difokuskan pada kegiatan logistiks dan penyediaan kebutuhan bagi satuan-satuan militer di kawasan Agam, bukan sebagai pangkalan militer tertutup.
Pihak militer juga menambahkan bahwa proses verifikasi lokasi dan kelayakan lingkungan telah melalui prosedur standar, termasuk koordinasi dengan Badan Penataan Ruang Kabupaten Agam.
Sehingga, klaim bahwa KMP Sianok dibangun di daerah terisolir tidak memiliki dasar faktual. Dandim menutup pernyataan dengan menekankan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.