Setapak Langkah – 01 Juli 2026 | Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr., melakukan inspeksi langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng pada tanggal tertentu dengan tujuan memantau kualitas pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di fasilitas tersebut.
Inspeksi mencakup peninjauan ruang rawat inap, unit gawat darurat, serta proses administrasi klaim JKN. Beberapa temuan utama yang dilaporkan antara lain:
- Ketersediaan layanan rawat inap bagi peserta JKN masih belum optimal pada jam tertentu.
- Waktu tunggu pendaftaran dan verifikasi data peserta di loket masih di atas standar yang ditetapkan.
- Beberapa perangkat medis di ruang gawat darurat masih memerlukan kalibrasi ulang.
- Staf administrasi menunjukkan komitmen tinggi, namun memerlukan pelatihan lebih lanjut terkait prosedur klaim.
Menko PM menekankan pentingnya sinergi antara rumah sakit, BPJS Kesehatan, dan pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan. Ia menambahkan bahwa peningkatan mutu pelayanan JKN bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kerja sama lintas sektor.
Direktur Utama BPJS Kesehatan berjanji akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan menyusun rencana aksi yang meliputi:
- Peningkatan kapasitas ruang perawatan khusus JKN.
- Optimalisasi sistem antrian digital untuk mengurangi waktu tunggu.
- Audit rutin peralatan medis dan pelatihan staff.
- Peningkatan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.
Selain itu, Menko PM mengingatkan bahwa RSUD Cengkareng harus dapat menjadi contoh bagi rumah sakit lain dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan kepada peserta JKN.
Langkah selanjutnya, tim inspeksi akan melakukan monitoring lanjutan dalam tiga bulan ke depan untuk memastikan rekomendasi telah diimplementasikan secara menyeluruh.