Setapak Langkah – 30 Juni 2026 | Jakarta, 30 Juni 2026 – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim akan mendengar putusan hakim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang terjadi pada tahun 2020. Sidang tersebut dipublikasikan secara langsung melalui saluran YouTube resmi pengadilan dan jaringan televisi nasional, memungkinkan publik mengikuti seluruh proses secara transparan.
Kasus ini bermula ketika Pemerintah Indonesia meluncurkan program digitalisasi pendidikan dengan menyediakan jutaan perangkat Chromebook bagi sekolah negeri. Laporan audit internal mengungkapkan adanya penyimpangan dalam proses tender, termasuk penetapan harga yang jauh di atas standar pasar dan indikasi gratifikasi kepada pejabat terkait.
Setelah penyelidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nadiem Makarim resmi dipanggil sebagai tersangka pada akhir 2023. Ia kemudian mengajukan pembelaan yang menegaskan tidak ada niat korupsi, melainkan kesalahan prosedural dalam pelaksanaan program.
Sidang hari ini diharapkan menjadi penentu akhir proses hukum. Hakim akan menilai bukti-bukti yang meliputi:
- Dokumen tender dan kontrak pengadaan
- Laporan audit KPK
- Saksi ahli bidang TI dan kebijakan pendidikan
- Rekaman percakapan telepon yang diduga menunjukkan indikasi suap
Berikut rangkuman kronologis utama kasus tersebut:
| Tahun | Peristiwa |
|---|---|
| 2020 | Peluncuran program pengadaan Chromebook untuk sekolah |
| 2021 | Audit internal menemukan penyimpangan harga |
| 2022 | KPK membuka penyelidikan resmi |
| 2023 | Nadiem Makarim dipanggil sebagai tersangka |
| 2024-2025 | Proses persidangan di Pengadilan Tinggi Jakarta |
Reaksi publik beragam. Sebagian kalangan menilai bahwa proses hukum yang terbuka menjadi contoh akuntabilitas, sementara yang lain menekankan pentingnya menyelesaikan kasus secepat mungkin demi stabilitas kebijakan pendidikan.
Jika terbukti bersalah, Nadiem dapat dijatuhi hukuman penjara serta denda yang signifikan, yang berpotensi mengakhiri karier politiknya. Sebaliknya, jika dibebaskan, ia berencana melanjutkan reformasi pendidikan digital yang telah digulirkan sejak awal masa jabatannya.
Sidang akan berakhir pada sore hari ini, dan hasil keputusan akan diumumkan secara resmi melalui kantor pengadilan serta disiarkan ulang di media nasional.